Tingkatkan Kompetensi dan Semangat Pengabdian, PAUD DASMEN PDA Kudus Gelar Seminar bagi 87 GTK

KUDUS – Guru dan tenaga kependidikan (GTK) memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Karena itu, peningkatan kompetensi dan penguatan semangat pengabdian menjadi bekal penting bagi para pendidik. Semangat tersebut diwujudkan Majelis PAUD DASMEN Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kudus melalui Seminar Pendidikan bertema “Upgrading dan Motivasi Guru dan Tenaga Kependidikan TK, KB, TPA Aisyiyah Kabupaten Kudus”, Ahad (8/11/2026).

Seminar yang diikuti 87 GTK ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperbarui wawasan, membangun motivasi, serta meneguhkan komitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak usia dini.

Peserta berasal dari delapan lembaga pendidikan Aisyiyah di Kabupaten Kudus, yakni TK ABA 1, TK ABA 2, TK ABA 3, TK Aisyiyah BW, KB Aisyiyah BW, TPA Aisyiyah BW, KB Aisyiyah 1, dan TPA Aisyiyah 1.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan PDA Kudus, Ir. Dewi Masyitoh dan Yayuk Zuliyana. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para pendidik dari berbagai lembaga untuk saling bertemu, berbagi semangat, dan memperkuat kualitas layanan pendidikan.

Dewi Masyitoh: Guru Harus Terus Mengembangkan Potensi

Dalam sambutannya, Ir. Dewi Masyitoh menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi Majelis PAUD DASMEN PDA Kudus. Menurutnya, program peningkatan kapasitas seperti ini penting untuk menjaga motivasi guru dan tenaga kependidikan agar terus berkembang dalam menjalankan tugas.

Ia mengajak para peserta untuk senantiasa menghadirkan kebahagiaan dalam bekerja dan mensyukuri profesi yang dijalani. Rasa syukur tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk terus mengoptimalkan potensi diri.

Profesi sebagai pendidik anak usia dini merupakan amanah yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Guru tidak hanya mendampingi proses belajar, tetapi juga turut membentuk karakter anak sejak awal kehidupannya. Oleh karena itu, para pendidik perlu terus meningkatkan kualitas diri agar mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin baik.

PAUD DASMEN PDA Kudus Perkuat Komitmen dan Keikhlasan Guru

Ketua Majelis PAUD DASMEN PDA Kudus, Dian Handayani, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa seminar tersebut merupakan salah satu program kerja majelis yang baru dapat dilaksanakan pada kesempatan ini. Padatnya agenda di masing-masing lembaga pendidikan, termasuk kegiatan IGABA, menjadi salah satu pertimbangan waktu pelaksanaan.

Meski demikian, terselenggaranya seminar ini menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan GTK dari berbagai lembaga Aisyiyah dalam satu ruang pembelajaran dan penguatan motivasi.

Dian menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan komitmen guru Aisyiyah agar semakin unggul dan siap membentuk generasi berakhlak mulia. Selain peningkatan kompetensi, seminar juga menjadi sarana merawat keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari dakwah pendidikan.

Menurutnya, pendidik tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengajar. Guru juga perlu menjaga semangat pengabdian dan keteladanan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Ratno Ohara Bekali GTK dengan Semangat Adaptif dan Kolaboratif

Seminar menghadirkan Drs. Suratno, M.M., GCP, yang dikenal sebagai Ratno Ohara, sebagai pemateri. Dalam sesi motivasi dan peningkatan kapasitas, peserta diajak meneguhkan semangat pengabdian melalui pesan “Ikhlas dalam Pengabdian, Unggul dalam Pelayanan, Mulia dalam Keteladanan.”

Selain itu, para guru dan tenaga kependidikan didorong untuk menerapkan prinsip “Adaptif terhadap Perubahan, Kreatif dalam Pembelajaran, Kolaboratif dalam Pengabdian.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa dunia pendidikan terus mengalami perkembangan. Karena itu, pendidik perlu terbuka terhadap perubahan, mampu menghadirkan pembelajaran kreatif, serta membangun kerja sama untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Melalui seminar ini, Majelis PAUD DASMEN PDA Kudus menegaskan pentingnya dua hal, yakni penguatan komitmen dan peningkatan kompetensi guru agar siap mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia. Di saat yang sama, keikhlasan dalam menjalankan dakwah pendidikan perlu terus dirawat agar pengabdian tidak sekadar menjadi rutinitas pekerjaan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi masa depan generasi.

Seminar Pendidikan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi 87 GTK untuk kembali meneguhkan semangat, memperluas wawasan, dan menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas.

Dengan pendidik yang terus belajar, beradaptasi, dan berkolaborasi, lembaga pendidikan Aisyiyah di Kabupaten Kudus diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sejak usia dini.

Facebook Comments