Pengajian Rutin Tabebuyaku PDNA di Masjid Istiqlal Kerjasan: Perempuan Bertumbuh, Peradaban Tangguh

Kudus, 30 Oktober 2026 — Pengajian rutin bulanan Tabebuyaku PDNA yang mendapat bagian tempat di PCNA Kota Kudus digelar di Masjid Istiqlal Kerjasan, Jumat (30/10/2026). Sekitar 100 jamaah hadir mengikuti pengajian yang mengangkat tema “Perempuan yang Bertumbuh, Peradaban yang Tangguh: Menguatkan Iman, Keluarga, dan Dakwah”.

Ustadz Dr. M. Abdur Rozaq, S.Pd.I., M.Pd.I. mengisi tausiyah dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa perempuan yang kuat imannya akan menjadi pondasi bagi keluarga dan dakwah. Dari keluarga yang dibangun atas dasar iman, lanjutnya, akan lahir generasi yang tangguh dan berakhlak mulia.

Perempuan yang Bertumbuh, Peradaban yang Tangguh: Menguatkan Iman, Keluarga, dan Dakwah

Perempuan memiliki peran penting dalam membangun peradaban. Kekuatan sebuah keluarga tidak hanya ditentukan oleh kecukupan materi, tetapi juga oleh kuatnya iman, baiknya akhlak, dan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan di dalamnya.

Perempuan yang bertumbuh adalah perempuan yang senantiasa memperbaiki diri, menambah ilmu, menjaga ibadah, serta meningkatkan kualitas akhlaknya. Ia tidak berhenti belajar, karena menyadari bahwa menjadi pribadi yang lebih baik merupakan proses sepanjang hayat.

Dalam kehidupan keluarga, perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik generasi. Melalui keteladanan, kasih sayang, doa, dan pembiasaan nilai-nilai Islam, perempuan ikut membentuk anak-anak yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Namun, peran perempuan tidak berhenti di lingkungan keluarga. Perempuan juga memiliki ruang untuk berdakwah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dakwah dapat dilakukan melalui banyak cara, mulai dari perkataan yang baik, keteladanan, pendidikan, kepedulian sosial, hingga keterlibatan dalam kegiatan keumatan.

Karena itu, iman, keluarga, dan dakwah harus berjalan beriringan. Iman menjadi fondasi, keluarga menjadi tempat pertama menanamkan kebaikan, sedangkan dakwah menjadi jalan untuk menyebarkan manfaat yang lebih luas.

Perempuan tidak harus menunggu menjadi sempurna untuk mulai berbuat baik. Mulailah dari diri sendiri, dari keluarga, dan dari lingkungan terdekat. Sebab, peradaban yang tangguh lahir dari pribadi-pribadi yang kuat imannya, baik akhlaknya, dan luas manfaatnya.

Ketika perempuan terus bertumbuh dalam iman dan ilmu, keluarga akan semakin kokoh. Ketika keluarga kokoh, insyaallah akan lahir generasi yang mampu membangun peradaban yang lebih baik.

Di tengah jalannya pengajian, hujan turun membasahi sekitar Masjid Istiqlal Kerjasan. Jamaah tetap bertahan di tempat hingga tausiyah usai. Memasuki waktu Ashar, pengajian sempat dihentikan sejenak untuk melaksanakan sholat Ashar berjamaah, sebelum kemudian dilanjutkan kembali.

Jamaah mengikuti pengajian hingga selesai. PRNA Kerjasan membagikan bingkisan sayur kepada jamaah yang hadir. Pembagian ini disambut hangat, terutama karena sayur merupakan kebutuhan sehari-hari yang langsung bisa dimanfaatkan.

Pengajian ini menjadi ajang silaturahmi rutin bagi jamaah di lingkungan PCNA Kota Kudus dan PRNA Kerjasan. Selain menambah ilmu agama, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antarjamaah.

Pengajian Tabebuyaku PDNA sendiri digelar setiap bulan secara bergilir. Dengan tema yang diusung, diharapkan jamaah semakin termotivasi menguatkan iman, keluarga, dan dakwah dalam kehidupan sehari-hari.

Yunda Nisa PRNA Kerjasan

Facebook Comments