Kudus,Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Sunan Kudus dan puluhan siswa MI Muhammadiyah Al Tanbih berkolaborasi menggelar pentas seni dalam acara penutupan program, hari ini. Kegiatan kreatif ini menandai berakhirnya masa pengabdian satu bulan yang sukses mengasah kompetensi mahasiswa sebelum terjun ke dunia pendidikan nyata.
Menandai berakhirnya program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) selama satu bulan, acara perpisahan sekolah ini berubah menjadi panggung pertunjukan yang hidup. Para siswa dan mahasiswa berkolaborasi menampilkan ragam kreativitas. Penampilan memukau dari tarian daerah, nyanyian solo, hingga gerak dan lagu sukses menghibur seluruh hadirin.
Kreativitas siswa MI yang berpadu dengan bimbingan mahasiswa di atas panggung menunjukkan keberhasilan pendekatan pedagogis di luar kelas. Kedekatan yang terjalin tidak hanya terlihat dari kekompakan pentas seni, tetapi juga melalui ungkapan jujur perwakilan siswa.
“Kami sangat berterima kasih dan merasa kehilangan atas kebersamaan yang terjalin erat selama satu bulan terakhir,” ujar Naya, perwakilan siswa kelas 5A.

Kepala MI Muhammadiyah Al Tanbih, Ustadz Suyanto, mengapresiasi tinggi dedikasi para mahasiswa. Ia menilai program pengabdian ini berhasil membentuk mental pendidik yang tangguh.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama satu bulan yang sangat berkesan. Semoga kelak menjadi guru yang bukan sekedar pengajar tapi menjadi penggerak karakter dan pembelajar sepanjang hayat,” ujar Ustadz Suyanto.
Selain itu, Guru Pamong Ustaz Budi Santosa juga menyoroti kecepatan adaptasi para mahasiswa UIN Sunan Kudus. Menurutnya, ketekunan mereka dalam mengaplikasikan ilmu keguruan di kelas sangat membanggakan. Hal ini menjadi langkah awal yang penting bagi calon guru profesional sebelum mereka terjun langsung memimpin kelas di masa depan.
Kontributor : Dian Amalia, S.Pd. Pendidik Mi Muhammadiyah Al-Tanbih
Facebook Comments