Terbaru

Lazismu Kudus dan PT Sukun Wartono Kick Off Bedah Rumah Sederhana Layak Huni 2026 di Jekulo

KUDUS – Lazismu Kudus bersama PT Sukun Wartono kembali memperkuat sinergi kepedulian sosial melalui program Bedah Rumah Sederhana Layak Huni 2026. Kegiatan kick off program tersebut dilaksanakan pada Sabtu (24/10/2026), dengan penerima manfaat Bapak Soeharto, warga RT 01/RW 07, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Rumah Bapak Soeharto yang menjadi sasaran program memiliki ukuran sekitar 5 × 6 meter atau tipe 30. Program ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak melalui kolaborasi lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, Drs. H. Zulfa Kurniawan, M.S.E., mengapresiasi sinergi Lazismu Kudus dan PT Sukun Wartono dalam pelaksanaan program tersebut.

“Program Bedah Rumah Sederhana Layak Huni 2026 ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan sinergi antara Lazismu Kudus bersama PT Sukun Wartono dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Manager Lazismu Kudus, Rafitri Harvian, A.Md.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kick off ketujuh dari sembilan program bedah rumah yang direncanakan untuk masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus.

“Alhamdulillah, pada 24 Oktober ini kita sudah meng-kick off program Bedah Rumah yang ketujuh dari sembilan program untuk masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus. Alhamdulillah, hadir pula pimpinan Muhammadiyah dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting, kepala dusun, serta warga sekitar yang turut bergotong royong membantu proses bedah rumah ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Bapak Soeharto merupakan marbot Masjid Muhammadiyah Al-Khairat sejak awal masjid tersebut berdiri atau diresmikan, sekitar 18–19 tahun lalu. Sebelumnya, Bapak Soeharto juga bekerja sebagai tukang becak selama kurang lebih 20 tahun sejak era Reformasi.

Menurut Rafitri, bantuan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama yang terwujud melalui sinergi Lazismu Kudus dan PT Sukun Wartono Indonesia. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Semoga sinergi ini terus berkelanjutan ke depannya dan memberikan manfaat bagi umat. Lazismu memberi untuk negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Soeharto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program bedah rumah tersebut.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi memberikan bantuan bedah rumah melalui Lazismu Kudus yang bekerja sama dengan Pabrik Rokok Kudus. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

Program Bedah Rumah Sederhana Layak Huni 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak. Melalui sinergi Lazismu Kudus, PT Sukun Wartono, Muhammadiyah, dan partisipasi masyarakat, program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong serta menghadirkan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Kudus.

Facebook Comments

Latest Posts