Kudus – Suasana meriah mewarnai penutupan rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MI Muhammadiyah Satu Kudus dengan digelarnya Pawai Ta’aruf pada Sabtu (18/7/2026). Sebanyak 279 siswa, termasuk 33 siswa baru, bersama seluruh guru dan karyawan madrasah mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kreativitas.
Pawai Ta’aruf menjadi puncak kegiatan MATAMUDA yang bertujuan mengenalkan lingkungan madrasah sekaligus menanamkan rasa percaya diri, kebersamaan, dan semangat berkarya kepada seluruh peserta didik.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti pawai dengan mengenakan pakaian olahraga yang telah dihias secara kreatif. Berbagai kostum unik menghiasi barisan peserta, mulai dari busana berbahan kresek plastik daur ulang, kostum domba yang terinspirasi dari karakter animasi Shaun the Sheep, hingga aneka topi hasil kreasi sendiri dengan bentuk dan warna yang menarik. Kreativitas para siswa berhasil mencuri perhatian masyarakat yang menyaksikan jalannya pawai.

Kepala MI Muhammadiyah Satu Kudus, Mardhiyah Hayati, S.Pd., menyampaikan bahwa Pawai Ta’aruf bukan sekadar kegiatan seremonial penutupan MATAMUDA, tetapi menjadi sarana membangun karakter peserta didik sejak dini.
“Melalui Pawai Ta’aruf ini kami ingin menanamkan rasa percaya diri, kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh siswa. Kami berharap 33 siswa baru dapat beradaptasi dengan baik serta tumbuh menjadi generasi Islami yang berakhlak mulia, kreatif, mandiri, dan siap berprestasi bersama MI Muhammadiyah Satu Kudus,” ujar Mardhiyah Hayati.
Beliau menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh siswa, guru, dan karyawan menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, MI Muhammadiyah Satu Kudus berharap nilai-nilai kreativitas, kolaborasi, kepedulian lingkungan, dan semangat belajar yang telah ditanamkan selama MATAMUDA dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari para peserta didik.