Tak Ada Instruksi, Tapi Tak Melarang

0
715
Komando Kawal Al Maidah (KOKAM) Kirim “Pasukan” ke Ibu Kota

muhkudus.id, KUDUS – Aksi Bela Islam Jilid III yang digelar di kawasan Monas Jakarta sungguh luar biasa kemarin. Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok membuat umat Islam bersatu. Semuanya meneriakkan takbir dan meminta cagub dari PDIP itu dipenjara.

Dalam aksi itu, umat Islam benar-benar bersatu. Tidak lagi terlihat dari golongan mana. Semuanya melepaskan atribut organisasi. Selain memproses Ahok, mereka datang ke lokasi tersebut karena tidak mau Jakarta yang mayoritas muslim dipimpin selain Islam.

Gelombang dukungan juga datang dari berbagai kota. Tidak terkecuali warga Muhammadiyah Kudus. Meskipun aksinya di Jakarta, tak menyurutkan langkah untuk bergabung dengan massa lainnya di ibu kota.

Dari Kudus, anggota KOKAM (Komando Kawal Surat  Al Maidah) ikut mengirimkan satu bus. Mereka merasa puas dengan aksi super damai itu. Sebab, benar-benar damai dan menggetarkan hati.

Achmad Hilal Madjdi, ketua PD Muhammadiyah Kudus membenarkan kemarin ada rombongan dari keluarga besar Muhammadiyah Kudus yang berangkat ke Jakarta. Donasi untuk logistik dan keperluan selama aksi datang dari berbagai pihak, termasuk Ibu-ibu Aisyiyah.

“Kami dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus menaati Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk tidak mengorganisir / menginstruksikan dalam mengikuti Aksi Super Damai kemarin. Namun juga tidak melarang karena kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak warga negara yang dijamin Undang-undang,” kata Hilal

Menurutnya, banyaknya peserta aksi menunjukkan tingkat kesadaran warga negara yang tinggi terhadap hak berdemokrasi dalam membangun bangsa dan negara Indonesia dalam wadah NKRI. Hilal berharap, aspirasi demokrasi yang disampaikan dapat dicermati dan ditindaklanjuti secara seksama oleh semua pihak.

Dia juga berharap Umat Islam bisa bersatu. Sebab, NKRI yang berbhinneka tunggal Ika bisa tegak, tegar dan berkemajuan jika Bangsa Indonesia bersatu, lebih khusus lagi jika umat Islam bersatu.

Selain dari Angkatan Muda Muhammadiyah, beberapa Bapak-bapak PDM Kudus juga tampak mengenakan putih-putih dan bergabung di kawasan monas.

Salah satunya Rizka Himawan. Lelaki yang akrab disapa Pak Hemi ini langsung memposting fotonya di akun Instagram. Beliau terlihat sedang berkumpul dengan massa lain sambil memperlihatkkan jari telunjuknya. Di bawahnya ditulisi, Jangan Nistakan Walau Satu Ayat @Aksi Super Damai 212. (MPI)

 

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

*