Perdana Mimudaku Terjun dalam Kejuaraan Anggar Tingkat Nasional

0
586
Anak-anak yang mewakili Mimudaku dalam Kejuaraan Anggar Tingkat Nasional

muhkudus.id – Kamis (27/4) Anggar adalah olahraga ketangkasan yang menampilkan seni keterampilan dan kelincahan tangan. Gerakannya meliputi memotong, menusuk, dan mengangkis lawan. Alat yang digunakan dalam olahraga ini adalah stik kecil yang panjang terbuat dari besi seperti pedang, meskipun terlihat berbahaya, namun olahraga ini sangat aman. Pemain anggar memakai pelindung muka, tangan, dan badan. Ada bebrapa manfaat olahraga anggar bagi kesehatan fisik dan mental.

Adapun manfaat untuk fisik adalah salah satunya mencegah obesitas, meningkatkan kecerdasan otak, menghindari nyeri sendi, meningkatkan ketajaman penglihatan, dan memperkuat otot. Sedangkan manfaat untuk mental adalah meningkatkan motivasi dalam diri, melatih kita untuk fokus, memberi ketenangan jiwa, dan memberikan kebanggaan dalam hidup. Olahraga anggar ini ternyata memiliki berbagai manfaat, baik untuk kesehatan tubuh dan juga kesehatan rohaniah.

MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku), masih dalam euforia “Kejuaraan Anggar Student Fancing Open II dalam Rangka HUT Kab. Batang ke-51 Tingkat Nasional”. Mimudaku ikut serta dalam perhelatan yang digelar oleh Kabupaten Batang tersebut. Kejuaraan anggar tersebut diikuti oleh 236 peserta dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Peserta tingkat SD/MI terdiri atas 26 putra dan 22 putri dari keseluruhan peserta. Peserta diikuti dari berbagai daerah dan provinsi. Yakni dari Kudus, Grobogan, Demak, Semarang, Kendal, Salatiga, Surakarta, Karanganyar, Klaten, Banyumas, Purworejo, Purbalingga, Karawang, DI Yogyakarta, Riau, dan lain sebagainya. Kejuaraan anggar tersebut diselenggarakan pada tanggal 23-25 April 2017. Untuk tingkat SD/MI dilaksanakan pada tanggal 23 April 2017.

Adapun Tim Anggar Mimudaku kami sebelumnya telah memenangkan medali perak di ajang tingkat Kabupaten Kudus. Yakni Kejuaraan Anggar yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 1 Kudus dalam rangka menyambut MILAD SMP Muhammadiyah 1 Kudus yang ke-70. Kejuaraan anggar tingkat Kabupaten Kudus ini dilaksanakan pada tanggal 07 Januari 2017 yang lalu. Dalam kejuaraan tingkat Kabupaten Kudus ini, anak-anak kami memperoleh juara 2 Floret Putra atas nama Ananda Zacky Ahmeda Ahnaf, juara 2 Floret Putri atas nama Ananda Haifa, dan juara 3 bersama Floret Putri atas nama Ananda Reynata Nurul Adha dan Ananda Levana Mutiarra Dewi.

Di sekolah kami, yakni di Mimudaku esktrakurikuler anggar baru diadakan untuk tahun pelajaran ini yakni 2016/2017. Jadi, kami masih minim dalam hal pengalaman. Oleh karena itu, kami harap dalam mengikuti kejuaraan anggar tingkat nasional ini dapat menjadikan ini sebagai pengalaman untuk anak-anak kami dalam berkompetisi dalam kancah tingkat nasional. Meski anak-anak kami hanya dapat sampai masuk dalam babak 16 besar, namun kami merasa bangga dengan mereka yang dapat menyingkirkan para peserta yang lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Hari ini kita memang tidak membawa pulang apa-apa, tetapi hari esok kami akan berbenah untuk dapat meraih apa yang kami idam-idamkan selama ini.

Ustadzah Dwi Marliana, selaku koordinator Ektrakurikuler Anggar menuturkan “Saya meminta maaf sebesar-besarnya, karena anak-anak belum bisa meraih apa yang diharapkan oleh Mimudaku, dan kami juga belum bisa mengharumkan nama Mimudaku. Akan tetapi, anak anak kami sudah hebat dalam kejuaraan anggar tingkat nasional tersebut. Anak-anak kami sudah masuk dalam babak 16 besar, itu sudah cukup sulit untuk kami. Perlawanan kemarin memang benar-benar luar biasa terutama peserta yang datang dari Daerah Karawang, Surakarta, dan DI Yogyakarta.

“Tidak apa-apa, yang terpenting adalah kejuaraan anggar di tingkat nasional ini kita buat pelajaran, terutama teruntuk anak-anak. Agar mereka lebih tekun berlatih dalam ektrakurikuler anggar di sekolah kami Mimudaku. Semoga pada kesempatan yang lain bisa meraih prestasi yang lebih”, kata Ustadzah Partini, Kepala Mimudaku.

Kami mengutip kata bijak dari BUYA HAMKA, “Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah terjatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah.” (keoshi mimudaku / mpi kudus)

 

Facebook Comments