KUDUS – Semangat kepedulian dan gotong royong kembali diwujudkan melalui Kick Off Program Bedah Rumah “Sederhana Layak Huni 2026”. Program sosial ini merupakan bentuk sinergi antara Lazismu Kabupaten Kudus bersama PT Sukun Wartono Indonesia untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak dan nyaman.
Kegiatan kick off dilaksanakan pada Ahad, 9 Agustus 2026, dengan penerima manfaat program yakni Bapak Rumain, warga Dukuh Jetak Kembang RT 03/RW 03, Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.
Program Bedah Rumah “Sederhana Layak Huni 2026” hadir sebagai ikhtiar untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga ruang bagi keluarga untuk tumbuh, beristirahat, dan menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman.
Kolaborasi untuk Hunian yang Lebih Layak
Program ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian sosial melalui kolaborasi antara lembaga filantropi dan dunia usaha. Lazismu Kabupaten Kudus bersama PT Sukun Wartono Indonesia bersinergi menghadirkan program yang diharapkan dapat memberikan perubahan positif bagi penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Lazismu Kabupaten Kudus, Oemar Teguh Sabda Laksana, S.Pd., menyampaikan sambutan pertama. Kehadiran Lazismu dalam program ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengoptimalkan gerakan filantropi agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, Drs. H. Zulfa Kurniawan. Dukungan PDM Kudus turut memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadirkan program sosial yang berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dari Kepedulian Menjadi Perubahan
Kick off Program Bedah Rumah “Sederhana Layak Huni 2026” tidak hanya menjadi tanda dimulainya pembangunan atau perbaikan rumah, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian bersama.
Melalui program ini, Lazismu Kudus dan PT Sukun Wartono Indonesia menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Bagi Bapak Rumain sebagai penerima manfaat, program tersebut diharapkan menjadi langkah menuju hunian yang lebih sederhana, aman, sehat, dan layak huni.
Semangat yang dibangun pun sederhana: ketika kepedulian dipertemukan dengan kolaborasi, kebaikan dapat menghadirkan perubahan yang nyata.
Program Bedah Rumah “Sederhana Layak Huni 2026” diharapkan tidak berhenti pada satu rumah dan satu penerima manfaat, tetapi dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari gerakan sosial dan filantropi di Kabupaten Kudus.







