<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mi muhammadiyah 2 kudus Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<atom:link href="https://www.kudusmu.id/tag/mi-muhammadiyah-2-kudus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/mi-muhammadiyah-2-kudus/</link>
	<description>Gerakan Islam Berkemajuan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jul 2018 14:53:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kudusmu.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-icon-muhorid-1-150x150.jpg</url>
	<title>mi muhammadiyah 2 kudus Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/mi-muhammadiyah-2-kudus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mimudaku Gelar Sosialisasi Program Tahunan</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/mimudaku-gelar-sosialisasi-program-tahunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 14:53:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=2056</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sabtu, (21/7) MIMUDAKU mengadakan sosialisai program madrasah. Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kudus mengatakan, bahwa Mimudaku mencatat beberapa prestasi baik akademik maupun non akademik. Di bidang akademik, salah satu siswa mendapat juara 2 se-karasidenan pada olimpiade matematika. Sementara di bidang nonakademik juga mendapatkan juara 3 pada kejuaraan bulutangkis se-Kab. Kudus. Sementara kepala madrasah (Partini, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mimudaku-gelar-sosialisasi-program-tahunan/">Mimudaku Gelar Sosialisasi Program Tahunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, (21/7) MIMUDAKU mengadakan sosialisai program madrasah. Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kudus mengatakan, bahwa Mimudaku mencatat beberapa prestasi baik akademik maupun non akademik. Di bidang akademik, salah satu siswa mendapat juara 2 se-karasidenan pada olimpiade matematika. Sementara di bidang nonakademik juga mendapatkan juara 3 pada kejuaraan bulutangkis se-Kab. Kudus.<br />
Sementara kepala madrasah (Partini, S. Pd. I, M. Pd.) menyatakan, bahwa madrasah berkomitmen meningkatkan pelayanan terhadap siswa melalui beberapa program al;<br />
Pertama, Program Ekstrakurikuler yang berjumlah 15 (SSB HW, Kepanduan HW, tapak suci, Anggar, Panahan, renang, Qiro&#8217;ah, Dacil, Kaligrafi, lukis, Tari, musik, karawitan, drund band). Pada kegiatan ektra dilatih oleh tenaga profesional dengan harapan dapat menelorkan prestasi.<br />
Kedua, tahfidz al Qur&#8217;an juz ke- 30. Harapannya ketika kelas 6 siswa juga dapat meningkatkan hafalan hingga juz ke-29.<br />
Ketiga, pembentukan karakter dengan pembiasaan kegiatan seperti; do&#8217;a sebelum belajar, shalat dhuha, makan sesuai sesuai tuntunan Islam.<br />
Keempat, out bound-PPL untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Jika tahun kemarin out bound PPL digabung dengan pengenalan alat transportasi dengan naik kereta api dari Stasiun Tawang ke Stadiun Balapan, maka tahun depan harapannya Out Bound PPL dapat dilakukan dengan naik kapal ke Karimun Jawa, dst.<br />
Keempat, membuka kelas inklusi dengan membuka kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus secara terbatas. Sekolah unggul adalah sekolah yg menerima siswanya tanpa tes. Selanjutnya dengan proses yg baik diharapkan out putnya baik.<br />
Untuk menunjang kegiatan fullday school, maka ditopang dengan beberapa sarpras, seperti ruang makan multifungsi. Setiap siswa mendapatkan snack, makan siang atau bingkisan lebaran. Adapun saldo uang konsumsi telah dimanfaatkan untuk membeli motor, kegiatan akhirussanah, dsb yang bermanfaat untuk menopang kegiatan madrasah.<br />
Kelima, tabungan kurban untuk memudahkan wali murid dalam newujudkan kurbannya. Tahun depan kegiatan ini diagendakan dilaksanakan di luar madrasah.<br />
Keenam, program Qiro&#8217;ati baik bagi guru maupun siswanya. Tahun ini sudah ada 4 guru yg bersyahadah. Untuk meningkatkan kompetensi, saat ini telah ada 4 guru yang mengambil program pascasarjana.<br />
Ketujuh, infaq harian yang bermanfaat untuk membentuk karakter anak bersifat dermawan.<br />
Sedangkan untuk kurikulum madrasah mengikuti Kemenag dengan tambahan muatan lokal, sesuai tujuan madrasah.<br />
Dengan program-program inilah, diharapkan semua siswa dapat berkembang susuai potensi yang dimilikinya.</p>
<p>Sekian<br />
Mimudaku<br />
Tujuh Dzulqa&#8217;dah 1439 H<br />
(sby-mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mimudaku-gelar-sosialisasi-program-tahunan/">Mimudaku Gelar Sosialisasi Program Tahunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rasulallah Muhammad SAW Menjadi Idola Orang Muslim</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/rasulallah-muhammad-saw-menjadi-idola-orang-muslim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jun 2018 13:35:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=2018</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus- Kamis (31/05) Setelah menggelar pesantren ramadhan, MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus melanjutkan dengan Darul Arqam bagi guru dan karyawan. Acara ini dilaksanakan di Aula Madrasah pada hari Kamis, 31 Mei 2018. Bertindak sebagai narasumber adalah KH. Subhan dan KH. Sigit Mahmudi. Kegiatan yang bertemakan Uswatun Khasanah ini mendapatkan uraian materi dari KH. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/rasulallah-muhammad-saw-menjadi-idola-orang-muslim/">Rasulallah Muhammad SAW Menjadi Idola Orang Muslim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.kudusmu.id">www.kudusmu.id</a> &#8211; </strong>Kudus- Kamis (31/05) Setelah menggelar pesantren ramadhan, MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus melanjutkan dengan Darul Arqam bagi guru dan karyawan. Acara ini dilaksanakan di Aula Madrasah pada hari Kamis, 31 Mei 2018. Bertindak sebagai narasumber adalah KH. Subhan dan KH. Sigit Mahmudi.<br />
Kegiatan yang bertemakan Uswatun Khasanah ini mendapatkan uraian materi dari KH. Subhan sebagai berikut:</p>
<p>Dalam kehidupan sudah sewajarnya setiap orang memiliki idola. Namun bagi seorang muslim idola yang terbaik adalah Rasulullah Muhammad SAW. Firman Allah SWT : &#8220;Sungguh telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu&#8230;&#8221;</p>
<p>Diantara sifat-sifat Rasulullah SAW., yang diwarisi Sahabat Ali bin Abi Thallib al :<br />
1. Pemaaf, yakni memberikan maaf kepada orang lain yang berbuat salah tatkala marah.<br />
2. Dermawan, Sabda Rasulullah SAW, bahwa barang siapa yang memudahkan urusan orang lain, maka Allah SWT., akan memudahkan urusannya baik di dunia maupun di akhirat.<br />
3. Sanggup meninggalkan larangan dikala sendirian. Meskipun tidak ada seorangpun yang melihat, maka ia tidak akan melanggar larangan Allah SWT., karena yakin Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat.<br />
4. Jujur pd orang yang diharapkan sesuatu darinya. Dengan demikian, apa yang keluar dari lidahnya adalah sesuatu yang sebagaimana adanya.<br />
Namun, menurut Ali bin Abi Tholib, banyak orang Islam yang belum mampu melaksanakannya.</p>
<p>Sedangkan KH. Sigit Mahmudi menekankan, bahwa sebagai orang yang ittiba&#8217; pada Rasulullah Muhammad SAW., maka hendaklah setiap muslim senantiasa hanya mengharap ridha Alla SWT dalam setiap amalnya.<br />
Selanjutnya, setiap muslim harus mempersiapkan bekal akhirat. Dengan persiapan akhirat maka Allah SWT akan berikan kebutuhannya di dunia (Qsm As Syura : 20).</p>
<p>Pada sesi terakhir, moderator (Ustadz Suprapto) memberikan kesempatan bagi guru/karyawan untuk bertanya. Semua pertanyaan dijawab oleh narasumber dengan jelas dengan mengetengahkan sumber-sumbernya yakni Al Qur&#8217;an dan Hadits. (sby/ mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/rasulallah-muhammad-saw-menjadi-idola-orang-muslim/">Rasulallah Muhammad SAW Menjadi Idola Orang Muslim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuka Ruang Kreativitas Siswa Mimudaku</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/membuka-ruang-kreativitas-siswa-mimudaku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jun 2018 13:07:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=2015</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus-(30/5)Ramadhan 1439 H, menjadi momen istimewa bagi siswa-siswi MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus. Pada kesempatan ini, pelaksanaan pesantren menitik-beratkan pada kegiatan siswa (student oriented). Siswa tidak lagi dianggap sebagai botol kosong yang bersifat pasif dan hanya menerima informasi guru. Namun, siswa ibarat botol yg telah berisi, sehingga selain menerima informasi ia juga memiliki [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/membuka-ruang-kreativitas-siswa-mimudaku/">Membuka Ruang Kreativitas Siswa Mimudaku</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.kudusmu.id">www.kudusmu.id</a> &#8211; </strong>Kudus-(30/5)Ramadhan 1439 H, menjadi momen istimewa bagi siswa-siswi MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus. Pada kesempatan ini, pelaksanaan pesantren menitik-beratkan pada kegiatan siswa (student oriented). Siswa tidak lagi dianggap sebagai botol kosong yang bersifat pasif dan hanya menerima informasi guru. Namun, siswa ibarat botol yg telah berisi, sehingga selain menerima informasi ia juga memiliki kemampuan untuk menyampaikan pada orang lain.</p>
<p>Dengan dengan demikian kegiatan pesantren memberikan kesempampatan luas pd siswa untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, untuk mengawali kegiatan, maka dalam acara pembukakan dilaksanakan sendiri oleh para siswa. semua petugas mulai dari MC, qori’, dan pembaca doa dilaksanak sendiri oleh siswa.</p>
<p>Memperluat peranan siswa, maka inti kegiatan dikemas dalam bentuk belajar kelompok kecil. Selain efektif, hal ini juga mendorong siswa berperan sebagai tutor sebaya. Siswa yg memiliki kelebihan tertentu dapat menularkan kemampuanya kepada temannya. Tanpa disadari sesungguhnya siswa telah memerankan dirinya sebagai pengajar sekaligus pembelajar.</p>
<p>Beberapa kegiatan lomba juga dikemas dalam bentuk antar kelompok. Dan sebelum lomba dimulai, maka setiap kelompok berkesempatan untuk berlatih bersama. Adapun guru hanya menjadi pendamping kegiatan yg bertugas membimbing, mengarahkan, serta memberikan motivasi agar tampil maksimal dlm setiap sesi.</p>
<p>Dengan model ini, selain antusias, siswa juga memiliki tanggung jawab yg besar atas kelancaran kegiatan. Adapun dari sisi sosial, hal ini merangsang siswa lebih intens dalam berinteraksi, sehingga tercipta kekompakan.</p>
<p>Secara sederhana, kegiatan ini telah mencerminkan penciptaan ruang pengembangan kreativitas siswa. Di mana siswa mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuannya melalui “panggung” nyata.</p>
<p>Secara individu muncul juga beberapa siswa yg belum pernah tampil di hadapan umum, “terpaksa” tampil memerankannya dirinya sebagai penceramah maupun pemimpin kelompok, yg semuanya membutuhkan kreativitas siswa.</p>
<p>Dengan model kegiatan seperti ini diharapkan siswa tidak gagap dalam menghadapi realitas masyarakat, yg mengharapkan aksi nyata. Belajar yang baik adalah mengajar, demikian pepatah mengatakan. Mimudaku, Ramadhan ketiga belas 1439 H. (sby/mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/membuka-ruang-kreativitas-siswa-mimudaku/">Membuka Ruang Kreativitas Siswa Mimudaku</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mimudaku Ikuti Ceria Pandu Athfal HW se-Jateng</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/mimudaku-ikuti-ceria-pandu-athfal-hw-se-jateng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2018 06:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1952</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus (Ahad, 01/04) Dengan semboyan &#8220;Siapa Menanam Siapa Mengetam&#8221;. MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus turut berpartisi mengirimkan 6 peserta Ceria Pandu Athfal. Di antara mereka yakni; Mas Kresno, Mas Gibran, Mas Ibat, Mbak Naila, Mbak Audi dan Mbak Nabila. Ke-6 siswa ini merupakan bagian dari Kontingen Kwarda GKHW Kabupaten Kudus. Bertindak sebagai pendamping [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mimudaku-ikuti-ceria-pandu-athfal-hw-se-jateng/">Mimudaku Ikuti Ceria Pandu Athfal HW se-Jateng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.kudusmu.id">www.kudusmu.id</a> &#8211;</strong> Kudus (Ahad, 01/04) Dengan semboyan &#8220;Siapa Menanam Siapa Mengetam&#8221;. MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus turut berpartisi mengirimkan 6 peserta Ceria Pandu Athfal. Di antara mereka yakni; Mas Kresno, Mas Gibran, Mas Ibat, Mbak Naila, Mbak Audi dan Mbak Nabila.</p>
<p>Ke-6 siswa ini merupakan bagian dari Kontingen Kwarda GKHW Kabupaten Kudus. Bertindak sebagai pendamping kegiatan ini adalah Ustadzah Dwi Marliana. Kegiatan yang menitik beratkan pada ta&#8217;aruf antar Pandu Athfal se-Jateng ini dilaksanakan dalam rangka membina kemandirian peserta.</p>
<p>Adapun Kwarda GKHW Kab. Kudus secara keseluruhan mengirimkan 2 kuntum putra dan 2 kuntum putri, yang masing-masing kuntum terdiri dari 10 peserta. Dengan demikian, total peserta dari kontingen Kwarda Kab. Kudus adalah 40 anak yang berasal dari siswa-siswi MI/SD Muhammadiyah se-Kab. Kudus.</p>
<p>Kegiatan yang dihelat di Dokdiklatpur (Depo Pendidikan dan Latihan Tempur) Klaten Selatan ini diikuti 1.250 peserta dari 34 Kab./Kota se-Jawa Tengah. Memahami keberagaman dalam kreativitas, serta saling kenal-mengenal merupakan tujuan utama kegiatan. Untuk itu kegiatan ini dikemas dalam bentuk pentas seni, out bound, pioneering, rihlah, dan hasta karya.</p>
<p>Kegiatan ini dibuka hari Jum&#8217;at, 30 Maret dan akan ditutup hari Ahad, 1 April 2018. &#8220;Sungguh berat menjadi kader Muhammadiyah. Ragu dan bimbang lebih baik pulang&#8221;, demikian pesan Jendral Sudirman yang menjadi salah satu penyemangat peserta untuk mengikuti kegiatan ini hingga tuntas. Lebih-lebih di tempat ini, para peserta setiap hari juga menyaksikan kebersamaan, kemandirian dan kedisiplinan para prajurit TNI yang siap diberangkatkan ke medan tempur setiap saat ini.</p>
<p>Lebih baik mandi peluh di medan latihan daripada mandi darah di medan tempur. Demikian salah satu slogan Prajurit TNI dalam menjalani menu latihan setiap hari. Semangat ini telah ditanamkan oleh salah satu perintis TNI, yakni seorang aktifis Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang tak lain adalah Panglima Besar Jendral Sudirman. Sosok sahaja dan disiplin kelahiran Rembang, Purbalingga yang mengawali karirnya sebagai seorang pendidik di SD Muhammadiyah Cilacap. (sby/ mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mimudaku-ikuti-ceria-pandu-athfal-hw-se-jateng/">Mimudaku Ikuti Ceria Pandu Athfal HW se-Jateng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para Siswa MIDAKU Merasakan Sensasi Kereta Api Tawang &#8211; Balapan</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/para-siswa-midaku-merasakan-sensasi-kereta-api-tawang-balapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2018 04:48:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kerata api]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1901</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kudus &#8211; Selasa (27/03) Kereta Api di Indonesia telah hadir sejak tahun 1867. Namun, menikmati model transportasi ini tidak semua orang dapat mengalami. Terlebih bagi generasi Kudus 80-an hingga kini, yang tak lagi dapat menyaksikan kereta api melintasi di kotanya. Beruntung masih tersisa stasiun Wergu dan rel yang masih dapat bercerita sedikit tentang kejayaan di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/para-siswa-midaku-merasakan-sensasi-kereta-api-tawang-balapan/">Para Siswa MIDAKU Merasakan Sensasi Kereta Api Tawang &#8211; Balapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong>Kudus &#8211; Selasa (27/03) Kereta Api di Indonesia telah hadir sejak tahun 1867. Namun, menikmati model transportasi ini tidak semua orang dapat mengalami. Terlebih bagi generasi Kudus 80-an hingga kini, yang tak lagi dapat menyaksikan kereta api melintasi di kotanya. Beruntung masih tersisa stasiun Wergu dan rel yang masih dapat bercerita sedikit tentang kejayaan di masa lalu. Namun, kenangan itu tidak terlalu terasa, sebab telah berlalu segala sensasi dan kenangannya.</p>
<p>Untuk menghadirkan kenangan dan sensasinya kembali pada generasi kini, maka tiada jalam lain. MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus mengisi outbound dan PPL tahun ini dengan &#8220;Numpak Sepur&#8221;. Perjalanan yang diawali dengan pengenalan Stasiun Tawang Semarang ini mendapat antusias dari para siswa. Selain menyaksikan bangunan bersejarah stasiun, siswa juga mengenal berbagai profesi di dalamnya, seperti masinis, polisi khusus kereta, petugas teknisi dan lain sebagainya. Memasuki area stasiun Tawang, para siswa tak mampu menyembunyikan kekagumannya pada kereta. Tidak cukup hanya memandang kereta yang lewat di hadapan. Di antara mereka selalu ingin mendekat saat ada raungan kereta yang merapat di Stasiun. Mungkin bagi mereka, menyaksikan kereta api bagaikan bertemu dinosaurus yang langka. Oleh kerenanya kereta api yang berhenti di stasiun seakan menjadi obyek pelampiasan rasa penasarannya. Tiada yang luput dari tatapan matanya dari ujung bawah sampai ujung atas, dari kedatangan sampai berangkatnya. Bahkan andaikan bisa, kereta yang tak dizinkan berlalu dari hadapanya sebelum puas mata menatapnya. Maklumlah, anak Kudus era kini tak sembarang waktu bertemu alat transportasi yang dibawa ke Indonesia oleh Raja Willem I ini.</p>
<p>Serasa dalam mimpi, para siswa menyambut dengan riuh saat dipersilakan menaiki gerbong yang akan membawanya ke Kota Solo. Dengan penuh semangat mereka melangkahkan kaki ke tangga menuju gerbong kereta. Dengan tertib mereka mencari tempat duduk sesuai nomor yang tertera pada karcisnya. Sepanjang jalan mereka membuang pandangan ke jendela kereta. Perlahan-lahan Stasiun Tawang ditinggalkannya. Sepanjang jalan di Kota Semarang anak menyaksikan suasana yang tidak senalar dengan alam pikirannya. Bangunan tidak teratur dan sampah yang berserakan menjadi hiasan mata mereka.</p>
<p>Selepas Stasiun Alas Tuwo, mata mereka dimanjakan dengan pemandangan alam yang hijau. Kebun pisang, kelapa, jati dan lain sebagainya telah menjadi pengobat mata karena kesejukannya. Demikian juga memasuki Stasiun Karangjati hingga Gundhi mereka mendapakan suguhan pemandangan persawahan, kebun jagung serta perkampungan yang asri. Rumah-rumah yang diapit kebun dan persawahan menjadikan kesan damai dan nyaman dalam kesederhanaan.</p>
<p>Senyum siswa terus mengembang hingga Kereta memasuki Stasiun Balapan. Rasa penasaran yang pada stasiun yang masyhur inipun tiada tertahan. Sebelum kereta berhenti kakipun enggan terdiam, ingin merasakan sensasi melantai di &#8220;stasiunnya&#8221; Mas Didi Kempot ini. Namun, suasana ini tak berlangsung lama mengingat para siswa telah dinantikan bus-bus yang hendak membawanya ke Agro Wisata Amanah Karanganyar. Selamat jalan Stasiun Balapan, entah kapan pengalaman ini kan berulang. Sensasi Stasiun Tawang-Balapan, Senin duapuluh enam Maret duaribu delapan belas. (sby/ mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/para-siswa-midaku-merasakan-sensasi-kereta-api-tawang-balapan/">Para Siswa MIDAKU Merasakan Sensasi Kereta Api Tawang &#8211; Balapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyemai Bibit Wirausahawan</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/menyemai-bibit-wirausahawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2018 14:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1889</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Aktifitas membeli lebih mudah daripada menjual. kegiatan konsumtif lebih mudah daripada produktif. Berangkat dari pernyataan di atas, maka untuk mengisi jeda UTS semester genap, 2017/2018 MI Muhammadiyah 2 Kudus PK. mengajak peserta didik untuk berwirausaha. Memantik siswa produktif dan mengurangi sikap konsumtif. Bak jamur dimusim penghujan, ruangan hall yg tadinya sepi berubah menjadi riuh. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/menyemai-bibit-wirausahawan/">Menyemai Bibit Wirausahawan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.kudusmu.id">www.kudusmu.id</a> &#8211; </strong>Aktifitas membeli lebih mudah daripada menjual. kegiatan konsumtif lebih mudah daripada produktif. Berangkat dari pernyataan di atas, maka untuk<br />
mengisi jeda UTS semester genap, 2017/2018 MI Muhammadiyah 2 Kudus PK. mengajak peserta didik untuk berwirausaha. Memantik siswa produktif dan mengurangi sikap konsumtif.</p>
<p>Bak jamur dimusim penghujan, ruangan hall yg tadinya sepi berubah menjadi riuh. Para murid bersuka cita melaksanakan kegiatan yg digelar sekali dalam semester dan diikuti seluruh siswa-siswi.</p>
<p>Sekilas kegiatan ini nampak sederhana, namun sesungguhnya hal ini sangat bermakna di hati para siswa. Betapa tidak, pembelajaran yg selama ini banyak dilaksanakan di dalam kelas dan dikendalikan oleh guru, maka saat ini berubah 180 derajat. Kegiatan ini menjadi milik siswa dan dikendalikan oleh mereka. Para siswa dapat berekspresi seluas-luasnya sesuai bakat dan minatnya. Ada yang yang bergulat dibidang suplayer, produksi maupun penjualan. Hal ini tentu memberikan kesan mendalam, karena berkesempatan menjadi diri mereka sendiri.</p>
<p>Pada kesempatan ini produk yg dihasilkan siswa masih sangat terbatas dan didominasi oleh makanan, minuman, serta sedikit produk kerajinan.<br />
Meskipun demikian para siswa telah mendapatkan berbagai pembelajaran bermana, terutama keberanian untuk menawarkan produk yg dihasilkannya.<br />
Menawarkan produk maupun jasa bukanlah hal yang sederhana. Dibutuhkan tekad dan pantang malu supaya laku. Bagi yg tidak biasa berdagang menawarkan kepada orang lain adalah sesuatu yg terberat. Butuh keberanian dan komunikasi yang yang meyakinkan. Hal Inilah yg menjadi target awal kegiatan ini; yakni siswa tidak malu menawarkan sesuatu kepada orang lain. Karena diyakini hal Inilah salah satu embrio suksesnya para wirausahawan, yakni pemasaran.</p>
<p>Buat apa malu berdagang, bukankah negara-negara maju itu berkembang karena ditopang oleh sektor perdagangannya? Sehingga negara-negara tersebut dikenal dg istilah &#8220;nation trade&#8221; (negara pedagang). Di mana surplus perdagangan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunannya. Untuk mencapai ini maka harus didukung minimal 2 persen penduduknya berprofesi sebagai wirausahawan. Dengan semakin banyaknya jumlah wirausahawan di suatu negeri maka semakin meningkatlah kesejahteraan ekonominya.</p>
<p>Dan jika menengok sirah nabawi, maka bukankan Rasulullah SAW. semasa remaja juga berprofesi sebagai pedagang? Dengan demikian, kegiatan kewirausahaan ini bukan sekedar pelajaran, namun suatu penegasan bahwa pedagang adalah profesi yang mulia. Dalam profesi ini butuhkan kecerdasan pikiran agar tepat dalam perhitungan, kecerdasan emosional agar dapat memberikan layanan yg baik, dan dibutuhkan kecerdasan spiritual agar jujur dalam transaksi. Kemuliaan ini juga tercermin dari tuntutan sikap hemat, kerja keras, kreatif, serta selalu berorientasi ke masa depan. Untuk itu tak perlu ragu, mari bangkitkan semangat kewirausahaan! (sby/mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/menyemai-bibit-wirausahawan/">Menyemai Bibit Wirausahawan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MI Muhammadiyah 2 Kudus Kembali Berprestasi</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/mi-muhammadiyah-2-kudus-kembali-berprestasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2018 08:33:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1846</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus-Senin (19/02) Alhamdulillah, menutup tahun 2017, dua siswa MI Muhammadiyah 2 Kudus kembali mengukir prestasi dalam olimpiade matematika. Siswa siswi tersebut adalah Musa Mazhiruddin kelas I mempersembahkan Bronze Award, sedangkan Sorayya Zafira A. kelas II mempersembahkan Merit Award dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) Heat Round 2017 yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mi-muhammadiyah-2-kudus-kembali-berprestasi/">MI Muhammadiyah 2 Kudus Kembali Berprestasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id</strong> &#8211; Kudus-Senin (19/02) Alhamdulillah, menutup tahun 2017, dua siswa MI Muhammadiyah 2 Kudus kembali mengukir prestasi dalam olimpiade matematika. Siswa siswi tersebut adalah Musa Mazhiruddin kelas I mempersembahkan Bronze Award, sedangkan Sorayya Zafira A. kelas II mempersembahkan Merit Award dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) Heat Round 2017 yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Pati bulan Desember kemarin.</p>
<p>Berdasarkan prestasi tersebut, maka keduanya berhak untuk mengikuti ajang tersebut pada babak berikutnya yg dilaksanakan di Thailand pada bulan Februari 2018. Setelah melalui  pertimbangan keluarga dan madrasah, maka diputuskan kedua siswa ini tidak mengikuti babak berikutnya di Bangkok, Thailand. Namun demikian, semangat untuk meraih prestasi tak kunjung berhenti. Berbagai ajang perlombaan di bidang ini terus diikuti dengan senang hati.  Bukanlah piala atau medali yang menjadi tujuan utama dalam mengikuti berbagai event lomba. Namun yang lebih utama adalah untuk mengasah bakat dan kemampuan sehingga dapat berkembang secara optimal. Adapun piala atau medali hanyalah sebagai pemacu semangat dalam mengembangkan potensi diri agar menjadi generasi yang maju dan berprestasi. (sby/ mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mi-muhammadiyah-2-kudus-kembali-berprestasi/">MI Muhammadiyah 2 Kudus Kembali Berprestasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Taruna PMR Mimudaku Praktik Langsung</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/tim-taruna-pmr-mimudaku-praktik-langsung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2018 12:17:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1837</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS-Selasa (13/2) MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku), mengunjungi UPT Puskesmas Purwosari Kec. Kota Kab. Kudus. Tim Taruna PMR Mimudaku yang berjumlah kurang lebih 25 siswa, disambut dengan baik oleh segenap karyawan puskesmas tersebut. Kegiatan kunjungan tersebut berlangsung dengan sangat komunikatif. Dari pihak Puskesmas acara sambutan diberikan oleh Kepala TU, Ibu Siti Latifah selaku [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/tim-taruna-pmr-mimudaku-praktik-langsung/">Tim Taruna PMR Mimudaku Praktik Langsung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUDUS-Selasa (13/2) <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus</a> (<a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>), mengunjungi UPT Puskesmas Purwosari Kec. Kota Kab. Kudus. Tim Taruna PMR <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> yang berjumlah kurang lebih 25 siswa, disambut dengan baik oleh segenap karyawan puskesmas tersebut. Kegiatan kunjungan tersebut berlangsung dengan sangat komunikatif. Dari pihak Puskesmas acara sambutan diberikan oleh Kepala TU, Ibu Siti Latifah selaku wakil dari UPT Puskesmas Purwosari Kudus. Kemudian dari pihak MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus, acara sambutan diwakili oleh Bapak Subagiyo, S.Ag. Dalam sambutannya, Bapak Subagiyo menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan Tim <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> ke Puskesmas Purwosari. Perlu kita ketahui bahwa MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (<a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>) adalah salah satu sekolah binaan dari UPT Puskesmas Purwosari Kudus.</p>
<p>Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi madrasah, khususnya bagi kegiataan esktrakulikuler dokcil (dokter kecil) dan PMR (Palang Merah Remaja) yang ada di <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>. Beliau berharap dalam kunjungan ini, siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> dapat belajar dan praktik secara langsung penanganan luka berdarah, pertolongan pertama, pemeriksaan rutin, dan lain sebagainya.</p>
<p>Acara kunjungan <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>  dibuka oleh Bapak Ridho, selaku koordinator UKS di Puskesmas Purwosari Kudus. Beliau yang mengkoordinir segala macam urusan di sekolah-sekolah binaan Puskesmas Purwosari Kudus. Seperti penjaringan siswa baru, pemeriksaan rutin, sosialisasi cuci tangan, sosialisasi gosok gigi, bias Dt dan Td, imunisasi, dan lain-lain. Acara selanjutnya adalah pengenalan siswa-siswi tentang Puskesmas Purwosari Kudus. Dalam acara pengenalan tersebut, acara dipandu oleh Bapak Imam, beliau adalah seorang ahli gizi di puskesmas tersebut. Siswa-siswi pun mendengarkan pengarahan dari beliau dengan sangat antusias dan khidmad.</p>
<p>Kemudian, siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> diajak berkeliling di area Puskesmas. Mereka dipandu oleh Bapak Ridho. Beliau dengan penuh kesabaran menjelaskan berbagai hal kepada siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>. Mulai dari pendaftaran, ruang tindakan, ruang dokter gigi, ruang instalasi, ruang periksa, hingga ruang farmasi. Kebetulan saat itu ada pasien dengan luka yang membutuhkan penanganan tindakan jahit. Adanya kejadian tersebut, siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> dapat langsung praktik menyaksikan tindakan pada luka. Selain menyaksikan tindakan pada luka berdarah, mereka juga diajari oleh Bapak Ridho penanganan pertolongan pertama pada penderita patah tulang. Beliau dengan penuh kesabaran mengajari siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>. Begitu pula ketika siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> mengajukan berbagai pertanyaan, beliau dengan penuh keikhlasan menjawab satu per satu pertanyaan dari mereka. Adapun yang mewakili siswa-siswi <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> yang melakukan praktik langsung pada penderita patah tulang adalah Ananda Nabila Ahfa Rista dan Ananda Audi Aulia Yumna. (<a href="aidakeoshi.blogspot.co.id">keoshi</a>/ <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/tim-taruna-pmr-mimudaku-praktik-langsung/">Tim Taruna PMR Mimudaku Praktik Langsung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa Mimudaku Bicara di Bupati Cup</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/siswa-mimudaku-bicara-di-bupati-cup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2018 02:43:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1811</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus-Ahad (29/01) “Pucuk di Cinta Ulampun Tiba”. Nampaknya, pepatah inilah yang dapat menggambarkan situasi dan kondisi Mas Taufiq. Siswa kelas 2 MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus ini berhasil menyabet gelar juara III tunggal putra Pra usiadini Putra Madya dalam perhelatan bulutangkis Bupati Cup XIII Kudus 2017. Selama pertandingan berlangsung di Gor Djarum, Kaliputu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/siswa-mimudaku-bicara-di-bupati-cup/">Siswa Mimudaku Bicara di Bupati Cup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id &#8211; </strong>Kudus-Ahad (29/01) “Pucuk di Cinta Ulampun Tiba”. Nampaknya, pepatah inilah yang dapat menggambarkan situasi dan kondisi Mas Taufiq. Siswa kelas 2 MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus ini berhasil menyabet gelar juara III tunggal putra Pra usiadini Putra Madya dalam perhelatan bulutangkis Bupati Cup XIII Kudus 2017. Selama pertandingan berlangsung di Gor Djarum, Kaliputu Kudus, 23-27 Januari 2018, kedua orang tua Mas Taufiq (Bp. Abidin Santoso dan Ibu Siti Munawaroh) senantiasa memberikan support dan arahan.</p>
<p>Bagi Mas Taufiq, kejuaraan ini bukan kali pertama diikutinya. Tahun-tahun sebelumnya, Ia juga mengikuti berbagai event kejuaraan bulu tangkis baik ditingkat kabupaten maupun karasidenan. Hanya saja, ketika itu belum mendapatkan berhasil memperoleh piala. Namun demikian, semangat Mas Taufiq untuk terus melangkah tak pernah pudar. Siswa yg sangat mencintai olah raga bulu tangkis ini terus berlatih dengan disiplin yang tinggi. Baginya, tak kenal lelah dan terus melangkah adalah komitmen awal yang harus selalu dijaga. Baginya perjuangan yang terberat bukanlah saat pertandingan. Namun, perjuangan yang terberat adalah menjaga kontinuitas dalam latihan. Beruntung Mas Taufiq memiliki figur ayah, ibu dan kakak yang peduli terhadap perkembangan prestasinya. Kegagalan demi kegagalan dijadikannya sebagai pelecut diri untuk terus maju dan pantang mundur.</p>
<p>Pucuk dicinta ulampun tiba. Pada tanggal 27 Januari 2018 menjadi hari bersejarah bagi perjalanan karir Mas Taufiq, karena dapat mempersembahkan gelar pertamanya. Bukan hanya kedua orang tua, keluarga besar MI Muh. 2 juga turut berbangga atas torehan prestasinya. Hilang sudah segala lelah. Cucuran keringat yg selama ini membasahi seluruh tubuh seakan menjadi saksi akan kerasnya hati untuk meraih prestasi. Tanpa melupakan masa lalu.. langkah demi langkah terus menghias perjalan menuju kejuaraan-kejuaraan yang kian menantang. Kecintaan pada sesuatu akan menghilangkan segala rintangan. Pernyataan ini telah dibuktikan Mas Taufiq dan keluarga dalam menggeluti olah raga ini. “Selamat berjuang Mas Muhammad Taufiq Firdaus Fadlurrahman.. Semoga esok lebih cemerlang!” (sby/mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/siswa-mimudaku-bicara-di-bupati-cup/">Siswa Mimudaku Bicara di Bupati Cup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuju Madrasah Berkemajuan</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/menuju-madrasah-berkemajuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2018 02:36:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1805</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus-Ahad (28/01) Derap perubahan zaman terus bergemuruh, bahkan terasa kian kencang dan keras. Tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Menyadari perubahan tersebut, maka MI Muh 2 Kudus Program Khusus senantiasa mencari terobosan baru, termasuk dalam bidang ilmu Al Qur’an. Salah satu wujudnya ialah madrasah mengirimkan Ustadz dan Ustadzah dalam kegiatan Majelis Maddarasul Qur’an (MMQ) yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/menuju-madrasah-berkemajuan/">Menuju Madrasah Berkemajuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id &#8211; </strong>Kudus-Ahad (28/01) Derap perubahan zaman terus bergemuruh, bahkan terasa kian kencang dan keras. Tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Menyadari perubahan tersebut, maka MI Muh 2 Kudus Program Khusus senantiasa mencari terobosan baru, termasuk dalam bidang ilmu Al Qur’an. Salah satu wujudnya ialah madrasah mengirimkan Ustadz dan Ustadzah dalam kegiatan Majelis Maddarasul Qur’an (MMQ) yang digelar di Aula MBS SMA Muh. Kudus. Kegiatan yang berlangsung hari Ahad, 28/1-18 ini secara garis besar diisi dengan kegiatan tadarus, metode pembelaran qiro’ati dan informasi seputar kegiatan Pengurus Daerah Qiro’ati Kab. Kudus.</p>
<p>Kini telah bertambah satu lagi pengajar di MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus yang mendapatkan syahadah atas nama Ustadz Jauli Muflih, S.H.I. setelah sebelumya tiga Ustadzah telah mendapatkan syahadah satu tahu yang lalu, atas nama Ustadzah Nurul Khikmah, S.Pd.I, Ustadzah Muzdalifah,S.Pd.I, dan Ustadzah Hanik Hidayati, S.Pd.I.</p>
<p>Dalam penyampaiannya, Ibu Roudhoh (ketua PD Qiro’ati Kab. Kudus) menyatakan perlunya guru untuk selalu siap berubah. Hal ini sesuai firman Allah, “… Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri. ..” (Ar Ra’d :11). Dengan demikian, maka guru yang baik harus selalu up to date, agar dapat memberikan bekal pendidikan sesuai kebutuhan anak pada masanya. Untuk itu pertama-tama yg harus diterapkan pd guru adalah kesadaran akan pentingnya belajar seumur hidup (long life education).</p>
<p>Diakui banyak pihak, bahwa setelah berganti dg metode Qiro’ti mk murid-murid MI Muh 2 Kudus Program Khususmengalami peningkatan kualitas dlm bacaan Al Qur’an, terutama dlm penerapan ilmu tajwid &amp; mahrojnya. Hal ini karena dlm penerapan metode qiro’ati, guru selalu dibina secara kontinyu agar kualitas bacaan Al Qur’annya terjaga. Selanjutnya semua guru juga didorong dan difasilitasi agar dapat meraih syahadah. Dari sini tampak, bahwa guru dan murid melakukan satu peran yang sama dalam pengembangan kemampuan yakni, sama-sama menjadi Manusia Pembelajar.</p>
<p>MIMUDAKU! Jaya, jaya, jaya… alhamdulillah.. (sby/mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/menuju-madrasah-berkemajuan/">Menuju Madrasah Berkemajuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
