<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cyber Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<atom:link href="https://www.kudusmu.id/tag/cyber/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/cyber/</link>
	<description>Gerakan Islam Berkemajuan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Aug 2017 02:19:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kudusmu.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-icon-muhorid-1-150x150.jpg</url>
	<title>cyber Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/cyber/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Deklarasi Pasukan Dunia Maya Cybermu1912 di Kota Kelahiran Muhammadiyah</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/deklarasi-pasukan-dunia-maya-cybermu1912-di-kota-kelahiran-muhammadiyah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2017 05:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cyber]]></category>
		<category><![CDATA[cybermu1912]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1540</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Yogyakarta, Rupanya sekarang keberadaan pasukan perang tidak selalu bersenjatakan senjata otomatis atau peralatan modern lainnya. Para pasukan akan bertempur di medan perang, berjibaku hingga tetes darah penghabisan. Namun, berbeda dengan pasukan yang satu ini. Muhammadiyah melalui MPI telah membentuk pasukan cyber yang ditugaskan untuk berperang di dunia maya. Kesempatan ini MPI PDM Kudus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/deklarasi-pasukan-dunia-maya-cybermu1912-di-kota-kelahiran-muhammadiyah/">Deklarasi Pasukan Dunia Maya Cybermu1912 di Kota Kelahiran Muhammadiyah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id</strong> &#8211; Yogyakarta, Rupanya sekarang keberadaan pasukan perang tidak selalu bersenjatakan senjata otomatis atau peralatan modern lainnya. Para pasukan akan bertempur di medan perang, berjibaku hingga tetes darah penghabisan.</p>
<p>Namun, berbeda dengan pasukan yang satu ini. Muhammadiyah melalui MPI telah membentuk pasukan cyber yang ditugaskan untuk berperang di dunia maya. Kesempatan ini MPI PDM Kudus mendelegasikan 4 peserta.</p>
<p>Muhammadiyah memperluas gudang senjata digital dengan menciptakan sebuah pasukan yang diberi nama Cybermu1912 di Gedung Ar Fachrudin A Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (19/8/2017)</p>
<p>Ketua MPI PP Muhammadiyah Muklas mengungkapkan keberadaan medsos di era digital adalah sesuatu yang penting, makanya keberadaan cyber army sebuah keniscayaan</p>
<p>“Target acara ini adalah untuk menguatkan jaringan medsos yang dimiliki persyarikatan,” tegas Muklas di hadapan para peserta.</p>
<p>Ketua PP Muhammadiyah Dadang Akhmad mengatakan Zaman sekarang bukan lagi bertatap muka. Tetapi zaman digital. Dakwah tidak seperti dulu yang menunggu orang berkelompok, tetapi zaman individual.</p>
<p>“Temu netizen ini menjadi penting untuk menyatukan langkah. Saya sering menemukan nitizen yang berceloteh di media sosial dengan bahasa kebencian. Oleh karena itu, ini perlu untuk kita hindari dan bisa dijadikan media dakwah,” kata Dadang.</p>
<p>“Sekarang kita terlihat seperti terlambat di bidang medsos dan pertelevisian. Cyber-army di persyarikatan menjadi penting untuk mengklarifikasi informasi yang tidak benar. Sebagai contoh penyerang terhadap Kemendikbud dalam bentuk opini sentimentil menjadi penting untuk kita tabayyun-kan kebenarannya,” pungkasnya.(nwki)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/deklarasi-pasukan-dunia-maya-cybermu1912-di-kota-kelahiran-muhammadiyah/">Deklarasi Pasukan Dunia Maya Cybermu1912 di Kota Kelahiran Muhammadiyah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemateri Handal Turun Tangan dalam Pelatihan Jurnalistik MPI Kudus</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/pemateri-handal-turun-tangan-dalam-pelatihan-jurnalistik-mpi-kudus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Mar 2017 03:33:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Persyarikatan]]></category>
		<category><![CDATA[cyber]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[mpi]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[tribun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=662</guid>

					<description><![CDATA[<p>muhkudus.id &#8211; Pelatihan Jurnalistik bertema Membangun Kreativitas Kader Muhammadiyah dalam Dunia Tulis Menulis menuju Kudus Berkemajuan, berlangsung dengan sangat komunikatif. Acara tersebut berlangsung dari pagi hingga sore hari. Bertempat di Stikes Muhammadiyah acara tersebut diselenggarakan oleh MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan guru-guru sekolah di lingkungan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pemateri-handal-turun-tangan-dalam-pelatihan-jurnalistik-mpi-kudus/">Pemateri Handal Turun Tangan dalam Pelatihan Jurnalistik MPI Kudus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>muhkudus.id</strong> &#8211; Pelatihan Jurnalistik bertema Membangun Kreativitas Kader Muhammadiyah dalam Dunia Tulis Menulis menuju Kudus Berkemajuan<em>,</em> berlangsung dengan sangat komunikatif. Acara tersebut berlangsung dari pagi hingga sore hari. Bertempat di Stikes Muhammadiyah acara tersebut diselenggarakan oleh MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan guru-guru sekolah di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Pelatihan jurnalistik tersebut dibuka oleh Ahmad Kholil, selaku Ketua MPI PDM Kudus sekaligus Pimpinan Redaksi Radar Kudus, Jawa Pos. Beliau mengatakan bahwa pentingnya pelatihan jurnalistik ini untuk guru-guru yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah, Hal tersebut bertujuan agar warga Muhammadiyah mengetahui perkembangan di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Baik itu kegiatan sehari-hari, program ekskul, maupun prestasi-prestasi yang dibanggakan dari sekolah itu sendiri.</p>
<p>Ahmad Kholil juga menengaskan bahwa perlu dan pentingnya memotret kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah, dan setelahnya dilakukan upload ke media sosial, dan yang terpenting adalah membaginya ke website-website Muhammadiyah. Hal tersebut dilakukan, agar masyarakat di luar daerah dapat mengetahui kegiatan-kegiatan yang dilakukan  oleh sekolah-sekolah Muhamadiyah. Panitia Pelatihan Jurnalistik berharap, guru-guru di sekolah Muhammadiyah diproyeksikan sebagai wartawan di sekolah masing-masing. Perwakilan dari PDM Kudus, Iskandar Wibowo pun ikut serta dalam memberikan kata sambutannya di acara tersebut. Peradaban idealisme sosialis yang berkiblat dari Rusia mulai ditinggalkan. Paham liberalis yang berpusat di Amerika Serikat sudah mulai goyah. Timur Tengah yang masih bergejolak, membuat peradaban islam mulai berempati. Oleh karena itu, beliau sangat berharap idealisme dan peradaban islam membawa eksistensi ke dalam kancah dunia islam. Agar peradaban dunia tetap berimbang.</p>
<p>Acara Pelatihan Jurnalistik tersebut juga menghadirkan pemateri-pemateri yang handal di bidangnya. Pemateri yang pertama tidak tanggung-tanggung, mereka mendatangkan langsung dari Sukoharjo, Jawa Timur, yaitu Ahmad H Machsuni (Tim Cyber PP Muhammadiyah juga sebagai Pimpinan Redaksi Sangpencerah.id) memberikan materi <em>Peran Media Sosial dalam Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah. </em>Ia menegaskan bahwa perlunya membuat website untuk pencitraan sekolah. Beliau juga mengatakan bahwa, pencitraan sekolah itu juga penting, agar kegiatan-kegiatan di sekolah dapat disaksikan beribu-ribu pasang mata, bahkan berjuta-juta pasang mata, dan tidak hanya disaksikan sekitar ratusan pasang mata saja. Untuk itu, sangatlah penting membagikan <em>moment-moment special</em> di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Di zaman yang modern sekarang ini, sekolah sudah sepatutnya mengelola akun untuk sekolah, seperti facebook, twitter, instagram, dan lain-lain. Pemateri kedua adalah Seorang Editor Redaksi Tribun Jateng dan sekaligus perwakilan dari PWM Jateng yang bernama Rustam Aji memaparkan materi <em>Dasar-Dasar Jurnalistik. </em>Ia berkata, “Berita itu harus faktual, kritis, dan berimbang”. Ia menjelaskan dengan bahasa yang gamblang sehingga dapat dimengerti dan dipahami oleh para peserta. Pemateri yang ketiga adalah seorang coordinator fotografer Radar Kudus, Jawa Pos. Ia menerangkan bagaimana cara mengambil gambar dengan kamera seadanya dengan hasil yang tak kalah dari kamera DSLR. Pemateri terakhir adalah Alan sendiri. Ia menjelaskan cara memuat sebuah berita. Menurut pendapatnya, “Dalam membuat judul berita, harus menarik minat baca. Tidak boleh asal-asalan atau kepanjangan dalam membuat judul berita.” Bapak dan Ibu peserta pelatihan jurnalistik pun semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. (keoshi sensei)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pemateri-handal-turun-tangan-dalam-pelatihan-jurnalistik-mpi-kudus/">Pemateri Handal Turun Tangan dalam Pelatihan Jurnalistik MPI Kudus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
