KUDUS – Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Kudus bersiap menggelar Festival Senam Massal dan Permainan Tradisional dalam rangka memperingati Milad TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) ke-107 dan Milad IGABA ke-29. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Alun-alun Kudus pada hari Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya menjadi ajang peringatan milad, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan aktivitas yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Berdasarkan rundown kegiatan, acara akan diawali pada pukul 07.30 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC). Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya, lagu Sang Surya, Mars ‘Aisyiyah, serta Mars IGABA dan Mars TK ‘Aisyiyah.
Setelah itu, peserta akan mengikuti doa yang dipimpin oleh Faizah, S.Pd.AUD. Rangkaian sambutan dimulai dari PD IGABA yang akan disampaikan Noor Sitayah, S.Pd.AUD, kemudian sambutan Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kudus, Eny Alifah Kurnia, S.Pd., M.Pd.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris, yang dijadwalkan memberikan sambutan sekaligus membuka acara.
Senam Massal hingga Permainan Tradisional
Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat dan Rukun Sama Teman. Senam tersebut akan dipandu oleh PD IGABA bersama instruktur.
Polisi dan Polwan Edukasi Rambu-Rambu Jalan
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah penyampaian materi “Polisi Sahabat Anak” oleh jajaran kepolisian. Dalam kegiatan tersebut, polisi dan polwan akan hadir secara langsung untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dengan pendekatan yang ramah dan menyenangkan.
Materi yang disampaikan antara lain mengenai pengenalan rambu-rambu lalu lintas dan edukasi keselamatan di jalan. Anak-anak diajak mengenal berbagai rambu serta memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak usia dini.
Agar materi lebih mudah diterima dan tidak terasa seperti pembelajaran formal, polisi dan polwan juga akan mengajak anak-anak mengikuti games-games kecil. Melalui permainan tersebut, edukasi keselamatan diharapkan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mudah diingat oleh anak-anak.
Kehadiran polisi dan polwan dalam kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara anak-anak dengan aparat kepolisian. Anak dikenalkan bahwa polisi merupakan sosok yang dapat menjadi sahabat sekaligus membantu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Kembali Kenalkan Permainan Tradisional
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan dolanan bareng permainan tradisional. Sesi ini dijadwalkan berlangsung pukul 09.40–10.20 WIB dan melibatkan PD IGABA serta PC IGABA.
Permainan tradisional dihadirkan sebagai bagian dari upaya memberikan ruang bermain yang interaktif sekaligus mengenalkan kembali permainan yang sarat dengan nilai kebersamaan, kerja sama, dan interaksi sosial.
Rangkaian Festival Senam Massal dan Permainan Tradisional tersebut diharapkan menjadi perayaan milad yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif bagi anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut, momentum Milad TK ABA ke-107 dan Milad IGABA ke-29 diharapkan semakin memperkuat komitmen IGABA dalam mendukung pendidikan anak usia dini yang menyenangkan, berkarakter, aktif, serta dekat dengan lingkungan sosial anak.
Kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian festival selesai, dengan semangat kebersamaan antara guru, anak-anak, keluarga, dan berbagai pihak yang turut mendukung pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kudus.



