Zliten 04 Juni 2026 – Kabar membanggakan datang dari Negeri Libya. Empat kader muda Muhammadiyah asal Kabupaten Kudus saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi di Libya melalui program beasiswa internasional jalur Quantum Akhyar yang dibina oleh Adi Hidayat bekerja sama dengan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada para kader untuk menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral (S3), sekaligus melanjutkan tradisi keilmuan Islam sebagaimana yang telah ditempuh para ulama terdahulu melalui perjalanan thalabul ilmi.
Keempat kader Muhammadiyah Kudus tersebut saat ini menimba ilmu di dua perguruan tinggi Islam terkemuka di Libya, yakni Asmariya Islamic University dan International Islamic Call College yang berlokasi di kota berbeda dengan jarak sekitar 80 kilometer.
Adapun para kader yang tengah menempuh studi tersebut adalah:
- Angga Pratama Syarifuddin, mahasiswa Jurusan Aqidah dan Pemikiran Islam Semester 6 di Asmariya Islamic University.
- Erfan Bahrul Alam, mahasiswa Jurusan Ushuluddin Semester 6 di Asmariya Islamic University.
- Dawwam Murrobith, mahasiswa Jurusan Syariah Semester 1 di International Islamic Call College.
- Muh Abdul Hakim Adil, mahasiswa Jurusan Syariah Semester 1 di International Islamic Call College.
Selain fokus menempuh pendidikan, keempat kader tersebut juga aktif berkiprah dalam organisasi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Libya sebagai penggerak dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah di luar negeri.
Dalam keterangannya dari Kota Zliten, Libya, Kamis (4/6/2026), Angga Pratama Syarifuddin menyampaikan bahwa kesempatan belajar di Libya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
“Kami berharap dapat mengharumkan nama baik Muhammadiyah Kudus dan membawa pencerahan bagi persyarikatan serta umat melalui sanad keilmuan yang kami pelajari di Libya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kudus, khususnya warga Muhammadiyah, untuk memberikan doa dan dukungan agar proses belajar yang sedang ditempuh dapat berjalan lancar.
“Kami memohon doa kepada masyarakat Kudus agar Allah senantiasa memudahkan langkah kami dalam meniti jalan para ulama. Semoga kelak kami dapat kembali ke tanah air dengan membawa ilmu yang bermanfaat, pencerahan, serta kontribusi nyata bagi umat dan Persyarikatan Muhammadiyah,” tambahnya.
Keberhasilan empat kader muda Muhammadiyah Kudus menembus perguruan tinggi di Libya menjadi bukti bahwa semangat kaderisasi dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Muhammadiyah terus berkembang. Diharapkan, mereka kelak menjadi ulama, akademisi, dan pemimpin umat yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa, agama, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Zliten – Libya 04 Juni 2026. Angga Pratama Syarifuddin.







