<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ponpes Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<atom:link href="https://www.kudusmu.id/tag/ponpes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/ponpes/</link>
	<description>Gerakan Islam Berkemajuan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2016 02:13:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kudusmu.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-icon-muhorid-1-150x150.jpg</url>
	<title>ponpes Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/ponpes/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pendiam Tapi Juara II Silat Di Tingkat Nasional</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/</link>
					<comments>https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2016 02:13:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Ortom]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muh kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pondok pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[tapak suci]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ammar Abdullah Dani Arni Raihan baru saja menyabet juara II pada Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) yang digelar di Banten Oktober lalu. Atlet pencak silat perguruan Tapak Suci ini berhasil menyisihkan atlet-atlet lain dari seluruh Indonesia. Ditemui di MA Muhammadiyah Kudus, tempatnya menuntut ilmu, Ammar terlihat malu-malu dan terkesan sebagai sosok pendiam. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/">Pendiam Tapi Juara II Silat Di Tingkat Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ammar Abdullah Dani Arni Raihan baru saja menyabet juara II pada Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) yang digelar di Banten Oktober lalu. Atlet pencak silat perguruan Tapak Suci ini berhasil menyisihkan atlet-atlet lain dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Ditemui di MA Muhammadiyah Kudus, tempatnya menuntut ilmu, Ammar terlihat malu-malu dan terkesan sebagai sosok pendiam. Dia hanya mejawab sekenanya dengan sesekali tersenyum. Beberapa pertanyaan pun hanya dijawab dengan anggukan.</p>
<p>Ammar mengaku kali pertama menyukai bela diri asli tanah air ini sejak duduk di kelas VII MTs Muhammadiyah Kudus. Masih berupa ekstrakurikuler, Ammar menekuni bela diri ini hingga suatu kali mengikuti sebuah kejuaraan. Yang pertama, dia menjadi juara III pada kejurda Kudus. Lalu beriringan ketika MA, dia pernah menjadi juara I Popda se-Kudus. Selain itu, dalam sebuah kejuaraan Kudus Open, dia berhasil menyabet juara II.</p>
<p>Siswa kelas XI IPS MA Muhammadiyah ini, selain memang menyukai bela diri ini, juga terinspirasi dari sang kakak. Kakaknya, Annar Arni Rais Raihan merupakan atlet yang kerap menjuarai kejuaraan dari perguruan Tapak Suci.</p>
<p>Atlet kelahiran Kudus, 13 Juli 2000 itu kadang juga turut meluangkan waktunya untuk bermain sepak bola. Sebelum benar-benar fokus menjadi pesilat, Ammar ketika masih di MI pun sempat menjadi juara II lomba lari. Selain itu, dia pernah menjadi bagian dari tim bola voli.</p>
<p>Sebagai anak pesantren, dia mengaku hanya pulang sebulan sekali ke kampung halamannya di Undaan Lor, Kecamatan Undaan. Sebagai anak pondok, dia tidak dibolehkan membawa HP. Sehingga, jika seseorang ingin menemuinya, harus izin lewat izin ustadznya.(mpi kudus)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/">Pendiam Tapi Juara II Silat Di Tingkat Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Evaluasi materi dengan Qobilah Scout Challenge</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/</link>
					<comments>https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2016 14:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Ortom]]></category>
		<category><![CDATA[hizbul wathan]]></category>
		<category><![CDATA[hw]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muh kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[pondok pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[qolibilah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=545</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ahad (20/11), yang lalu Dewan Kerabat Qobilah AR Fachruddin Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus mengadakan Qobilah Scout Challenge. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi materi pembelajaran kepanduan HW selama satu semester. Kegiatan yang berjalan satu semester ini berawal dari usulan salah satu Dewan Kerabat dalam rangka mengevaluasi materi pembelajaran selama satu semester kepanduan HW. Pelombaan yang diikuti [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/">Evaluasi materi dengan Qobilah Scout Challenge</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ahad (20/11), yang lalu Dewan Kerabat Qobilah AR Fachruddin Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus mengadakan Qobilah Scout Challenge. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi materi pembelajaran kepanduan HW selama satu semester. Kegiatan yang berjalan satu semester ini berawal dari usulan salah satu Dewan Kerabat dalam rangka mengevaluasi materi pembelajaran selama satu semester kepanduan HW.<br />
Pelombaan yang diikuti sekitar 260 santriwan santriwati tingkat tsanawiyah dan aliyah kecuali kelas lima dan enam pondok pesantren muhammadiyah kudus ini dimulai pada jam 10.30 WIB. Diawali dengan lomba PBB lalu dilanjutkan dengan lomba drama.<br />
Keunikan kegiatan ini adalah pengaplikasian lomba menjadi ajang evaluasi materi pembelajaran kapanduan yang membuat para santriwan dan santriwati antusias untuk mengikuti jalannya acara. “Baru ini kita evaluasi materi menggunakan konsep lomba yang membuat santri mau mengikuti evaluasi ini. Sebelumnya kita pakai SKT (Syarat Kenaikan Tingkat) tapi untuk semester satu belum ada jadi kita harus putar otak gimana evaluasi untuk satu semester ini,” ujar Pembina HW Pondok Pesantren Muhammadiyah kudus, Oemar Teguh.<br />
Qobilah Scout Challenge berlangsung dengan semarak. Banyak anggota qobilah yang bersemangat mengikuti kompetisi antar regu ini. Tepuk tangan tak henti mengiringi setiap kelompok yang telah unjuk kebolehan mereka dalam merangkai barisan. Bukan hanya para peserta, jajaran ustadz dan ustadzah juga ikut memeriahkan.<br />
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para anggota qobilah maupun dewan kerabat dapat meningkatkan kekompakan dan rasa tanggung jawab seperti yang tertera pada Janji Pandu Hizbul Wathan yang pertama yakni ‘Setia mengerjakan kewajiban saya terhadap Allah, Undang-Undang, dan Tanah Air’.”Untuk dewan kerabat sendiri, saya berharap dapat memotivasi dalam hal pendampingan anggota, meningkatkan kerjasama dan juga keompakan. Bagi anggota, harapannya dapat melatih kepemimpinan, kerjasama dan koordinassi kelompok,” tambahnya. (yasmin)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/">Evaluasi materi dengan Qobilah Scout Challenge</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
