<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nyai ahmad dahlan Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<atom:link href="https://www.kudusmu.id/tag/nyai-ahmad-dahlan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/nyai-ahmad-dahlan/</link>
	<description>Gerakan Islam Berkemajuan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Aug 2017 02:21:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kudusmu.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-icon-muhorid-1-150x150.jpg</url>
	<title>nyai ahmad dahlan Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/nyai-ahmad-dahlan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Pelajar Nonoton Bareng Film Nyai Ahmad Dahlan</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/ratusan-pelajar-nonoton-bareng-film-nyai-ahmad-dahlan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2017 02:43:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[nyai ahmad dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[sd muhammadiyah birrul walidain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1568</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Kudus, 28 Agustus 2017 ratusan siswa-siswi SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, beserta ustadz-ustdzah mengadakan nonton bareng film &#8220;Nyai Ahmad Dahlan. Film Nyai Ahmad Dahlan ini tayang perdana di Bioskop se Indonesia pada tanggal 24 Agustus. Film ini mengisahkan, seorang sosok perempuan yang memperjuangkan hak-hak kaum wanita, untuk lebih maju dalam berbagai hal. Pimpinan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/ratusan-pelajar-nonoton-bareng-film-nyai-ahmad-dahlan/">Ratusan Pelajar Nonoton Bareng Film Nyai Ahmad Dahlan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id</strong> &#8211; Kudus, 28 Agustus 2017 ratusan siswa-siswi SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, beserta ustadz-ustdzah mengadakan nonton bareng film &#8220;Nyai Ahmad Dahlan.</p>
<p>Film Nyai Ahmad Dahlan ini tayang perdana di Bioskop se Indonesia pada tanggal 24 Agustus. Film ini mengisahkan, seorang sosok perempuan yang memperjuangkan hak-hak kaum wanita, untuk lebih maju dalam berbagai hal.</p>
<p>Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus sangat mendukung, lahirnya &#8220;Film Nyai Ahmad Dahlan&#8221; ini. Karena mengangkat salah satu tokoh besar Muhammadiyah. Bentuk dukungan dan apreasi film ini Pimpinan Daerah Kabupaten Kudus, memberi instruksi untuk mengadakan nonton bareng, bersama Amal Usaha Muhammadiyah Kudus dan berbagai elemen organnisasi Muhammadiyah Kabupaten Kudus.</p>
<p>Pimpinan Daerah Kabupaten Kudus, melalui Lembaga Seni Budaya dan Olahraga bekerja sama dengan pihak bioskop Newstar Cineplek.</p>
<p>Bersamaan dengan hal tersebut, SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, mengadakan &#8220;nobar&#8221; di bioskop Newstar Cineplex. Mulai dari kelas 1-6 diinstruksikan untuk menyaksikan film &#8220;Nyai Ahmad Dahlan&#8221; ini.</p>
<p>Dengan tujuan, untuk meneladani kisah perjuangan Nyai Ahmad Dahlan dalam memperjuangkan hak-hak kaum perempuan dari berbagai bidang.</p>
<p>Tampak wajah ceria dan senang saat menyaksikan film ini. Begitu pula para, ustad dan ustdzah yang turut mendampingi, sangat antusias juga.</p>
<p>Semoga akan lahir karya-karya yang lain dari persyerikatan Muhammadiyah untuk memajukan bangsa Indonesia.<br />
(FA/SDMBW)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/ratusan-pelajar-nonoton-bareng-film-nyai-ahmad-dahlan/">Ratusan Pelajar Nonoton Bareng Film Nyai Ahmad Dahlan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mimudaku Apresiasi Film &#8220;Nyai Ahmad Dahlan&#8221;</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/mimudaku-apresiasi-film-nyai-ahmad-dahlan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2017 14:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[nyai ahmad dahlan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1550</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; KUDUS-Sabtu (26/8) MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku), menggelar acara tahunan, yakni Praktik Pembelajaran Lapangan (PPL). Namun, ada yang berbeda untuk tahun ini. Tahun ini, Mimudaku memilih untuk Nobar Film “Nyai Ahmad Dahlan” dalam mengisi kegiatan PPL. Kegiatan kami agak sedikit berbeda dengan yang lain. Sebab dalam hal ini kami tidak hanya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mimudaku-apresiasi-film-nyai-ahmad-dahlan/">Mimudaku Apresiasi Film &#8220;Nyai Ahmad Dahlan&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id</strong> &#8211; KUDUS-Sabtu (26/8) <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus</a> (<a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>), menggelar acara tahunan, yakni Praktik Pembelajaran Lapangan (PPL). Namun, ada yang berbeda untuk tahun ini. Tahun ini, <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a> memilih untuk Nobar Film <em>“Nyai Ahmad Dahlan”</em> dalam mengisi kegiatan PPL. Kegiatan kami agak sedikit berbeda dengan yang lain. Sebab dalam hal ini kami tidak hanya menonton film secara bersama-sama. Akan tetapi, kami mencoba untuk mengapresiasi karya anak bangsa dengan cara menonton bersama film <em>“Nyai Ahmad Dahlan”</em>.</p>
<p>Sebelum berangkat ke tempat gedung bioskop di New Star Cineplex Matahari Kudus. Kami melaksanakan sholat dhuha terlebih dahulu. Kemudian, kami berangkat dari madrasah sekitar pukul 07.30 WIB. Kami membariskan sejumlah 1 elf kuning milik <a href="http://www.mimudaku.sch.id/">Mimudaku</a>, 12 angkutan umum, dan sejumlah kendaraan pribadi milik wali murid. Sebab, ternyata beberapa wali murid juga sangat antusias untuk nobar film <em>“Nyai Ahmad Dahlan”</em>. Kami berjalan beriringan dari madrasah hingga sampai di parkiran. Sampai di depan gedung bioskop, kami disambut oleh LSBO PDM Kudus. Pemutaran film <em>“Nyai Ahmad Dahlan”</em> ini adalah kerja sama antara LSBO PDM Kudus dengan New Star Cineplex Matahari Kudus. Maka dari itu, kami tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk dapat menonton bersama film tersebut.</p>
<p>Langkah kami selanjutnya untuk dapat mengapresiasi film <em>“Nyai Ahmad Dahlan”</em> ini adalah dengan cara menganalisis unsur-unsur intrinsik drama (film termasuk salah satu jenis drama yang direkam dan dipublikasikan kepada khalayak). Untuk kelas kecil, kami kenalkan mereka tempat umum, seperti gedung bisokop, pasar swalayan (Matahari Mall Kudus), dan sekaligus mengajak mereka menonton bersama. Sedangkan untuk kelas besar kami tugaskan untuk dapat melaporkan hasil kunjungan ke gedung bioskop di New Star Cineplex Matahari Kudus dengan menulis beberapa paragraf dengan menggunakan kata-kata sendiri yang mudah dimengerti. Selain itu, kami juga menugaskan mereka untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik drama dari film tersebut.</p>
<p>Jadi dalam hal ini, kami tidak ingin anak-anak didik kami hanya sekadar menonton saja. Akan tetapi, kami sangat berharap anak-anak didik kami dapat memahami perjuangan Nyai Ahmad Dahlan lewat analisis yang mereka buat. Paling tidak, mereka akan mengetahui tema, judul, pemain, tokoh, watak, latar, alur, gaya bahasa, serta amanat yang ada pada film tersebut. Hal yang paling mendasar untuk diketahui oleh anak-anak didik kami adalah si pembuat karya tersebut. Setidaknya anak-anak didik kami mengetahui siapa sutradara dan penulis cerita, sehingga dapat menghasilkan karya yang sangat juar biasa ini.</p>
<p>Kami juga mengajarkan kepada anak-anak didik kami, untuk selalu menghargai karya-karya orang lain tanpa harus mengintimidasi dan merendahkannya. Kami selalu ingin anak-anak didik kami dapat mengahrgai karya orang lain dan dapat membuat karya sendiri sesuai dengan kemampuan masing-masing yang dimiliki. Kami juga ingin mengenalkan bahwa karya sastra tidak hanya berupa puisi, prosa, cerpen, dan novel. Akan tetapi, karya sastra juga dapat berupa drama. Mereka pun juga harus tahu, bahwa drama yang dipentaskan di panggung biasa dikenal dengan istilah teater. Namun, perlu diingat bahwa drama tidak selalu dipentaskan, drama juga ada yang direkam dan dipublikasikan seperti halnya dengan sinema elektronik (sinetron) dan juga film. (<a href="aidakeoshi.blogspot.co.id">keoshi</a> / mpi kudus)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mimudaku-apresiasi-film-nyai-ahmad-dahlan/">Mimudaku Apresiasi Film &#8220;Nyai Ahmad Dahlan&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MA Muhammadiyah Kudus Nobar Perdana Nyai Ahmad Dahlan</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/ma-muhammadiyah-kudus-nobar-perdana-nyai-ahmad-dahlan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2017 03:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[ma muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[nyai ahmad dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes kudus]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1543</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Untuk mengsukseskan satu juta penonton film Nyai Ahmad Dahlan, maka siswa siswi MA Muhammadiyah Kudus pagi ini (24/8) dikerah untuk menonton film tersebut di bioskop New Star Cineplex Kudus. Pagi kali ini adalah pemutaran film Nyai Ahmad Dahlan yang perdana yang tayang di bioskop seluruh Indonesia. Dalam film tersebut menceritakan perjuangan seorang perempuan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/ma-muhammadiyah-kudus-nobar-perdana-nyai-ahmad-dahlan/">MA Muhammadiyah Kudus Nobar Perdana Nyai Ahmad Dahlan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.kudusmu.id</strong> &#8211; Untuk mengsukseskan satu juta penonton film Nyai Ahmad Dahlan, maka siswa siswi MA Muhammadiyah Kudus pagi ini (24/8) dikerah untuk menonton film tersebut di bioskop New Star Cineplex Kudus. Pagi kali ini adalah pemutaran film Nyai Ahmad Dahlan yang perdana yang tayang di bioskop seluruh Indonesia. Dalam film tersebut menceritakan perjuangan seorang perempuan mencerdaskan bangsa. Tidak seperti biasa pemutaran pagi pukul 08.00 oleh pihak bioskop.</p>
<p>Dalam wawancara melalui whatsapp redaksi kepada Alfis Safarudin,S.P, S.Pd selaku kepala MA Muhammadiyah Kudus mengatakan, karena ini tokoh pahlawan nasional yang merupakan tokoh Muhammadiyah. Bisa menjadi pelajaran bagi siswa untuk mengetahui perjuangan.</p>
<p>Beliau mengungkapkan kenapa harus pagi, karena adalah bagian dari proses pembelajaran sejarah. Dan ini program outing class bagi siswa MA. Dan seklaigus mensukseskan program LSBO Muhammadiyah Kudus, Pungkasannya</p>
<p>Salah satu siswa MA Muhammadiyah Kudus M. Khoirul Arif  mengatakan sungguh berat perjuangan Nyai Ahmad Dahlan dengan semangatnya Muhammadiyah bisa berkembang pesat. Mesti pada zaman penjajahan Jepang Nya Ahmad Dahlan masih tetap meneruskan perjuangan Kyai Ahmad Dahlan hingga beliau wafat. (red)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/ma-muhammadiyah-kudus-nobar-perdana-nyai-ahmad-dahlan/">MA Muhammadiyah Kudus Nobar Perdana Nyai Ahmad Dahlan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
