<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>muh kudus Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<atom:link href="https://www.kudusmu.id/tag/muh-kudus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/muh-kudus/</link>
	<description>Gerakan Islam Berkemajuan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Mar 2017 06:37:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kudusmu.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-icon-muhorid-1-150x150.jpg</url>
	<title>muh kudus Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/muh-kudus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>An Naba, An Naziat Dibabat Habis melalui Dhuha</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/naba-naziat-dibabat-habis-melalui-dhuha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Mar 2017 06:37:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mi muhammadiyah 2 kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mim 2]]></category>
		<category><![CDATA[muh kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=802</guid>

					<description><![CDATA[<p>muhkudus.id &#8211; Rabu (15/3) MI Muhammadiyah (MIM) 2 Kudus Program Khusus , sudah sejak lama melakukan pembiasaan sholat dhuha. Pembiasaan tersebut dilakukan sebelum memulai pelajaran. Pembiasaan ini dilakukan oleh semua siswa di MIM 2 Kudus, tanpa terkecuali satu pun jua. Sejak dini, anak-anak dilatih untuk disiplin waktu. Mulai dari bel berbunyi, anak-anak langsung dapat menempatkan diri [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/naba-naziat-dibabat-habis-melalui-dhuha/">An Naba, An Naziat Dibabat Habis melalui Dhuha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>muhkudus.id</strong> &#8211; Rabu (15/3) MI <a href="http://www.mimudaku.com">Muhammadiyah</a> (MIM) 2 Kudus Program Khusus , sudah sejak lama melakukan pembiasaan sholat dhuha. Pembiasaan tersebut dilakukan sebelum memulai pelajaran. Pembiasaan ini dilakukan oleh semua siswa di <a href="http://www.mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus, tanpa terkecuali satu pun jua. Sejak dini, anak-anak dilatih untuk disiplin waktu. Mulai dari bel berbunyi, anak-anak langsung dapat menempatkan diri untuk berbaris. Dilanjutkan dengan doa bersama disertai dengan arti.</p>
<p>Menurut Partini selaku Kepala <a href="http://www.mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus, ia mengatakan bahwa beberapa hal yang dapat diambil dari program pembiasaan perilaku agamis pada khususnya, adalah pembiasaan sholat dhuha. Diantaranya yakni dapat menumbuhkan perilaku disiplin. Menumbuhkan dan membentuk karakter yang agamis akan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, hafalan surat pendek menjadi lebih maksimal. Sebab, setiap hari anak-anak melaksanakan sholat dhuha dan melafalkan surat pendek. Surat pendek yang dibaca oleh anak-anak <a href="http://www.mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus yakni sesuai target masing-masing kelas. Untuk kelas 1 pada semester ganjil, anak menghafal Q.S. An-Naba: 1-40. Sedangkan pada semester genap, anak menghafal Q.S. An-Naziat: 1-46.</p>
<p>“Untuk menghafal sebuat surat, ada berbagai cara yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah dengan cara dihafalkan setiap hari saat sholat dhuha. Kita dapat memulainya dari satu hari satu ayat (one day one “ayat”). Alhamdulillah, anak-anak kelas 1 <a href="http://www.mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus sudah hafal surat an-naba dan an-naziat dalam waktu kurang dari 3 bulan,” tutur Suaidah, wali kelas 1a. “Saya kira hal itu mustahil, namun apa boleh buat anak-anak <a href="http://mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus yang sedang menghafal malah dapat memacu saya untuk bisa menghafalkan an-naba dan an-naziat seperti mereka,” <a href="http://aidakeoshi.blogspot.com">Suaidah</a> menambahkan.</p>
<p>Berikut adalah curahan hati dari guru kelas 1b, yakni Nurul Khikmah. Ia berkata, “Tahun ini adalah tahun yang berat bagi kami, wali kelas dan pendamping kelas 1. Hal tersebut dikarenakan oleh hafalan yang terlalu berat bagi anak kelas 1. Awalnya kami tidak yakin kalau anak-anak kami bisa hafal surat pendek sesuai target. Namun, kekhawatiran itu bisa kami imbangi dengan trik satu hari satu ayat. Bacaan satu ayat tersebut selalu kami baca ketika sholat dhuha. Alhamdulillah, ternyata dengan metode tersebut, anak-anak <a href="http://mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus sudah hafal surat-surat pendek sesuai target, bahkan sebelum waktunya. Dengan membaca surat-surat pendek ketika sholat dhuha, hafalan anak lebih maksimal karena setiap hari dibaca.</p>
<p>Di lain pihak, Subagiyo selaku pendamping kelas 1a menuturkan sebagai berikut. Ia mengatakan bahwa sholat dhuha berjamaah dengan bacaan jahr, serta surat al-qur’an yang telah ditentukan merupakan kegiatan wajib pra pembelajaran bagi murid <a href="http://mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus. Selain pembiasaan ibadah, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi menghafal terhadap ayat-ayat al-qur’an yang menyesuaikan karakteristik anak usia sekolah dasar. Anak usia sekolah dasar senang bermain, bergerak, kerja kelompok, dan melakukan secara langsung. Ia mengutip dari buku Dra. Desmita, M, Si. Psikologi Perkembangan Peserta Didik, Bandung: Rosdakarya cet.IV Hlm.35. Di mana pada kegiatan ini anak dapat mengeksplorasi kemampuan mendengar, mengucap, bergerak, dan merasakan. Sehingga, anak melakukannya dengan senang dan penuh perhatian. Dalam keadaan semacam ini memungkinkan anak lebih mudah untuk menghafal. Sementara itu, jika dilihat dari sudut pandang agama, Allah SWT menegaskan “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-qur’an, dan sesungguhnya Kami tetap memeliharanya (Q.S. Al-Hijr: 9).</p>
<p>Wali murid juga tak kalah terkesan dengan program pembelajaran di MIM 2 Kudus. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai tuturan berikut ini. “Alhamdulillah anak saya jadi bersemangat untuk hafalannya dan semakin rajin untuk sholat,” kata wali murid Ananda Daffa. “Menurut saya kegiatan di MIM 2 Kudus sudah bagus, karena setiap hari sholat dhuha dan menghafal surat pendek,&#8221; tutur wali murid Ananda Farra. “Kalau untuk hafalannya, kayaknya tidak ada beban atau keluhan buat anak saya, kalau bisa settiap hari sholat dhuha terus,” kata wali murid Ananda Abi. “Sudah bagus bu, program di <a href="http://www.mimudaku.com">MIM</a> 2 Kudus, hanya butuh pembiasaan di rumah,” wali murid Ananda Farras menambahkan. <a href="http://aidakeoshi.blogspot.com">(Keoshi/</a> mimudaku)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/naba-naziat-dibabat-habis-melalui-dhuha/">An Naba, An Naziat Dibabat Habis melalui Dhuha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendiam Tapi Juara II Silat Di Tingkat Nasional</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/</link>
					<comments>https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2016 02:13:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Ortom]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muh kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pondok pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[tapak suci]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ammar Abdullah Dani Arni Raihan baru saja menyabet juara II pada Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) yang digelar di Banten Oktober lalu. Atlet pencak silat perguruan Tapak Suci ini berhasil menyisihkan atlet-atlet lain dari seluruh Indonesia. Ditemui di MA Muhammadiyah Kudus, tempatnya menuntut ilmu, Ammar terlihat malu-malu dan terkesan sebagai sosok pendiam. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/">Pendiam Tapi Juara II Silat Di Tingkat Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ammar Abdullah Dani Arni Raihan baru saja menyabet juara II pada Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) yang digelar di Banten Oktober lalu. Atlet pencak silat perguruan Tapak Suci ini berhasil menyisihkan atlet-atlet lain dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Ditemui di MA Muhammadiyah Kudus, tempatnya menuntut ilmu, Ammar terlihat malu-malu dan terkesan sebagai sosok pendiam. Dia hanya mejawab sekenanya dengan sesekali tersenyum. Beberapa pertanyaan pun hanya dijawab dengan anggukan.</p>
<p>Ammar mengaku kali pertama menyukai bela diri asli tanah air ini sejak duduk di kelas VII MTs Muhammadiyah Kudus. Masih berupa ekstrakurikuler, Ammar menekuni bela diri ini hingga suatu kali mengikuti sebuah kejuaraan. Yang pertama, dia menjadi juara III pada kejurda Kudus. Lalu beriringan ketika MA, dia pernah menjadi juara I Popda se-Kudus. Selain itu, dalam sebuah kejuaraan Kudus Open, dia berhasil menyabet juara II.</p>
<p>Siswa kelas XI IPS MA Muhammadiyah ini, selain memang menyukai bela diri ini, juga terinspirasi dari sang kakak. Kakaknya, Annar Arni Rais Raihan merupakan atlet yang kerap menjuarai kejuaraan dari perguruan Tapak Suci.</p>
<p>Atlet kelahiran Kudus, 13 Juli 2000 itu kadang juga turut meluangkan waktunya untuk bermain sepak bola. Sebelum benar-benar fokus menjadi pesilat, Ammar ketika masih di MI pun sempat menjadi juara II lomba lari. Selain itu, dia pernah menjadi bagian dari tim bola voli.</p>
<p>Sebagai anak pesantren, dia mengaku hanya pulang sebulan sekali ke kampung halamannya di Undaan Lor, Kecamatan Undaan. Sebagai anak pondok, dia tidak dibolehkan membawa HP. Sehingga, jika seseorang ingin menemuinya, harus izin lewat izin ustadznya.(mpi kudus)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/">Pendiam Tapi Juara II Silat Di Tingkat Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kudusmu.id/pendiam-tapi-juara-ii-silat-di-tingkat-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Evaluasi materi dengan Qobilah Scout Challenge</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/</link>
					<comments>https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2016 14:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar AUM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Ortom]]></category>
		<category><![CDATA[hizbul wathan]]></category>
		<category><![CDATA[hw]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muh kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[pondok pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[qolibilah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=545</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ahad (20/11), yang lalu Dewan Kerabat Qobilah AR Fachruddin Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus mengadakan Qobilah Scout Challenge. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi materi pembelajaran kepanduan HW selama satu semester. Kegiatan yang berjalan satu semester ini berawal dari usulan salah satu Dewan Kerabat dalam rangka mengevaluasi materi pembelajaran selama satu semester kepanduan HW. Pelombaan yang diikuti [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/">Evaluasi materi dengan Qobilah Scout Challenge</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ahad (20/11), yang lalu Dewan Kerabat Qobilah AR Fachruddin Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus mengadakan Qobilah Scout Challenge. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi materi pembelajaran kepanduan HW selama satu semester. Kegiatan yang berjalan satu semester ini berawal dari usulan salah satu Dewan Kerabat dalam rangka mengevaluasi materi pembelajaran selama satu semester kepanduan HW.<br />
Pelombaan yang diikuti sekitar 260 santriwan santriwati tingkat tsanawiyah dan aliyah kecuali kelas lima dan enam pondok pesantren muhammadiyah kudus ini dimulai pada jam 10.30 WIB. Diawali dengan lomba PBB lalu dilanjutkan dengan lomba drama.<br />
Keunikan kegiatan ini adalah pengaplikasian lomba menjadi ajang evaluasi materi pembelajaran kapanduan yang membuat para santriwan dan santriwati antusias untuk mengikuti jalannya acara. “Baru ini kita evaluasi materi menggunakan konsep lomba yang membuat santri mau mengikuti evaluasi ini. Sebelumnya kita pakai SKT (Syarat Kenaikan Tingkat) tapi untuk semester satu belum ada jadi kita harus putar otak gimana evaluasi untuk satu semester ini,” ujar Pembina HW Pondok Pesantren Muhammadiyah kudus, Oemar Teguh.<br />
Qobilah Scout Challenge berlangsung dengan semarak. Banyak anggota qobilah yang bersemangat mengikuti kompetisi antar regu ini. Tepuk tangan tak henti mengiringi setiap kelompok yang telah unjuk kebolehan mereka dalam merangkai barisan. Bukan hanya para peserta, jajaran ustadz dan ustadzah juga ikut memeriahkan.<br />
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para anggota qobilah maupun dewan kerabat dapat meningkatkan kekompakan dan rasa tanggung jawab seperti yang tertera pada Janji Pandu Hizbul Wathan yang pertama yakni ‘Setia mengerjakan kewajiban saya terhadap Allah, Undang-Undang, dan Tanah Air’.”Untuk dewan kerabat sendiri, saya berharap dapat memotivasi dalam hal pendampingan anggota, meningkatkan kerjasama dan juga keompakan. Bagi anggota, harapannya dapat melatih kepemimpinan, kerjasama dan koordinassi kelompok,” tambahnya. (yasmin)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/">Evaluasi materi dengan Qobilah Scout Challenge</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kudusmu.id/evaluasi-materi-dengan-qobilah-scout-challenge/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tetap Semangat Mengikuti Ujian Walaupun Berpuasa</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/tetap-semangat-mengikuti-ujian-walaupun-berpuasa/</link>
					<comments>https://www.kudusmu.id/tetap-semangat-mengikuti-ujian-walaupun-berpuasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2016 04:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Ortom]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muh kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah kudus]]></category>
		<category><![CDATA[tapak suci]]></category>
		<category><![CDATA[tspm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=515</guid>

					<description><![CDATA[<p>muhkudus.id, Kudus&#8211; Bulan Ramadhan biasanya identik dengan puasa dan mengaji. Tapi, berbeda dengan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus yang kemarin (18-19/06) mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk Tapak Suci. UKT ini berlangsung di Stikes Muhammadiyah Kudus. Sebanyak 126 peserta mengikuti kegiatan ini. Para peserta tersebut berasal dari berbagai tingkatan. Peserta tingkat SD/MI sekitar 70 orang, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/tetap-semangat-mengikuti-ujian-walaupun-berpuasa/">Tetap Semangat Mengikuti Ujian Walaupun Berpuasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://muhkudus.id">muhkudus.id</a>, Kudus</strong>&#8211; Bulan Ramadhan biasanya identik dengan puasa dan mengaji. Tapi, berbeda dengan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus yang kemarin (18-19/06) mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk Tapak Suci. UKT ini berlangsung di Stikes Muhammadiyah Kudus.</p>
<p>Sebanyak 126 peserta mengikuti kegiatan ini. Para peserta tersebut berasal dari berbagai tingkatan. Peserta tingkat SD/MI sekitar 70 orang, SMP?MTs sampai SMA/MA/SMK sekitar 50 orang, dan Umum 6 orang. Peserta dari golongan umum mengikuti ujian untuk merubah tingkatan sabuknya dari kuning menjadi biru alian kader.</p>
<p>Untuk peserta tingkat SD/MI, materi yang diujikan tergolong ringan. Materi lebih menekankan pada materi lisan. Sedangkan untuk tingkatan lainnya lebih menekankan materi praktek, seperti sikap persembahan, tendangan dan pukulan. Tidak hanya itu, mereka juga bertarung melawan pelatihnya. Bahkan mereka pun harus merayap di lumpur sebelum menerima serangan dari pelatihnya dengan keadaan mata tertutup.</p>
<p>UKT TS merupakan agenda kerja tahunan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Kudus. Tahun ini sengaja diadakan saat bulan Ramadhan sekaligus Darul Arqom bagi para pesertanya. Ini sebagai sarana syiar dan penggemblengan baik jasmani dan rohani para peserta.</p>
<p>Walau diadakan saat puasa, tetapi acara ini dapat dibilang lancar. Dengan mengunakan baju merah kebanggaannya, para peserta juga sangat antusias dalam menyelesaikan setiap materi yang diujikan. “Aku senang bisa ikut UKT ini karena banyak temannya. Aku juga suka TS karena aku diajarkan cara melindungi diri dengan beladiri,” ujar Agatha Syakira, peserta kelas 2 SD Birrul Walidain Kudus.</p>
<p>Tujuan diadakannya UKT TS adalah selain untuk menaikkan tingkatan sabuk juga sebagai sarana silaturahmi keluarga Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus. Ini juga menjadi evaluasi pembelajaran tapak suci di Kudus.</p>
<p>“Saya harap acara ini dapat menjadikan anggota TS kuat jasmani dan rohani, serta berakhlak mulia berdasarkan pada Al-Quran dan Hadits,” ujar Haryono, S.Pd, pelatih TS asal Gembong, Pati. (Amalia Silmi)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/tetap-semangat-mengikuti-ujian-walaupun-berpuasa/">Tetap Semangat Mengikuti Ujian Walaupun Berpuasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kudusmu.id/tetap-semangat-mengikuti-ujian-walaupun-berpuasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
