<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jurnalistik Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<atom:link href="https://www.kudusmu.id/tag/jurnalistik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/jurnalistik/</link>
	<description>Gerakan Islam Berkemajuan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Mar 2018 02:02:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kudusmu.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-icon-muhorid-1-150x150.jpg</url>
	<title>jurnalistik Arsip - Muhammadiyah Kudus</title>
	<link>https://www.kudusmu.id/tag/jurnalistik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MPI PDM Kudus Mengikuti Kopdar Jurnalismu dan Penggiat Literasi Provinsi Jawa Tengah</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/mpi-pdm-kudus-mengikuti-kopdar-jurnalismu-dan-penggiat-literasi-provinsi-jawa-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2018 02:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Persyarikatan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalismu]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[literasi]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kudusmu.id/?p=1897</guid>

					<description><![CDATA[<p>www.kudusmu.id &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus mengirim 2 Kader Jurnalis  Kudus yaitu Nuron Wahid Khairil Ismail, Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kudus, Miftahul Fuad, Bendahara Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kudus untuk mengikuti Kopi Darat ( Kopdar ) Jurnalis Muhammadiyah (Jurnalismu) dan Pegiat Literasi Provinsi Jawa Tengah, yang diselenggarakan  oleh Majelis Pustaka dan Informasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mpi-pdm-kudus-mengikuti-kopdar-jurnalismu-dan-penggiat-literasi-provinsi-jawa-tengah/">MPI PDM Kudus Mengikuti Kopdar Jurnalismu dan Penggiat Literasi Provinsi Jawa Tengah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.kudusmu.id">www.kudusmu.id</a> &#8211; </strong>Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus mengirim 2 Kader Jurnalis  Kudus yaitu Nuron Wahid Khairil Ismail, Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kudus, Miftahul Fuad, Bendahara Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kudus untuk mengikuti Kopi Darat ( Kopdar ) Jurnalis Muhammadiyah (Jurnalismu) dan Pegiat Literasi Provinsi Jawa Tengah, yang diselenggarakan  oleh Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (MPI PWM) Jawa Tengah, di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Magelang.</p>
<p>Jumari Al Ngluwari Ketua PDM Magelang dalam sambutannya mengatakan bahwa setelah diadakannya kegiatan ini, diharapkan peserta dapat menghidupkan dunia jurnalis, literasi dan media sosial serta menularkan hal-hal baik kepada Pimpinan Muhammadiyah daerahnya masing-masing .</p>
<p>&#8220;Kader Muhammadiyah itu harus kebal dengan kritikan, orang Muhammadiyah itu memang kerjaannnya nyacat (kritik) , anda diam dikritik bahkan anda mengadakan atau menghidupkan kegiatan juga di cacat (dikritik). Maka lebih baik anda mengadakan kegiatan tapi dikritik gak apa-apa, Yang penting anda sudah menghidupkan kegiatan dan dapat satu pahala. Pimpinan yang pasif lebih baik segera di PAW (Pergantian Antar Waktu)  seperti di MPI PDM Magelang yang saya pimpin. Yang terakhir kami berharap peserta dapat menghidupkan dunia jurnalis, literasi dan media sosial serta menularkan hal-hal baik kepada Pimpinan Muhammadiyah di daerahnya masing-masing,” jelas Jumari, Ahad (25/3).</p>
<p>Sedangkan Teguh Hadi Prayitno, Ketua MPI PWM Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan sebagai kader Muhammadiyah harus paham kondisi bangsa kita saat ini terutama dalam dunia jurnalistik dan literasi sesuai bidang yang kita tekuni. &#8220;Kader Muhammadiyah harus paham kondisi bangsa kita saat ini terutama dalam dunia jurnalistik dan literasi sesuai bidang yang kita tekuni. Kader Jurnalismu dan literasi harus lebih aktif dan juga bergabung dengan komunitas pegiat setempat, seperti Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ), IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) dan lain sebagainya dalam rangka memperluas jaringan dan jam terbang,” ungkap Teguh.</p>
<p>Kegiatan Kopdar itu diisi oleh Widyastuti, Wakil Ketua Majelis Pustaka Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Widyastuti dalam materinya menyampaikan tentang pentingnya peran Jurnalismu dan pegiat literasi Muhammadiyah.</p>
<p>”Jurnalismu dan Pegiat Literasi sangat dibutuhkan oleh Muhammadiyah, terutama dalam menyampaikan gagasan-gagasan Muhammadiyah di media baik cetak, media sosial maupun elektronik. Apalagi saat ini banyak beredar berita hoax, iti menjadi tanggungjawab kita bersama dalam menghadapinya. selain itu Muhammadiyah juga harus tetap membangun Taman Pustaka atau perpustakaan di semua daerah guna meningkatkan kesadaran budaya baca pada masyarakat,” katanya.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh 70 orang perwakilan dari Majelis Pustaka Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Tengah  dan tamu undangan. (nwki)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/mpi-pdm-kudus-mengikuti-kopdar-jurnalismu-dan-penggiat-literasi-provinsi-jawa-tengah/">MPI PDM Kudus Mengikuti Kopdar Jurnalismu dan Penggiat Literasi Provinsi Jawa Tengah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemateri Handal Turun Tangan dalam Pelatihan Jurnalistik MPI Kudus</title>
		<link>https://www.kudusmu.id/pemateri-handal-turun-tangan-dalam-pelatihan-jurnalistik-mpi-kudus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammadiyah Kudus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Mar 2017 03:33:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Persyarikatan]]></category>
		<category><![CDATA[cyber]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[mpi]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[tribun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.muhkudus.id/?p=662</guid>

					<description><![CDATA[<p>muhkudus.id &#8211; Pelatihan Jurnalistik bertema Membangun Kreativitas Kader Muhammadiyah dalam Dunia Tulis Menulis menuju Kudus Berkemajuan, berlangsung dengan sangat komunikatif. Acara tersebut berlangsung dari pagi hingga sore hari. Bertempat di Stikes Muhammadiyah acara tersebut diselenggarakan oleh MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan guru-guru sekolah di lingkungan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pemateri-handal-turun-tangan-dalam-pelatihan-jurnalistik-mpi-kudus/">Pemateri Handal Turun Tangan dalam Pelatihan Jurnalistik MPI Kudus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>muhkudus.id</strong> &#8211; Pelatihan Jurnalistik bertema Membangun Kreativitas Kader Muhammadiyah dalam Dunia Tulis Menulis menuju Kudus Berkemajuan<em>,</em> berlangsung dengan sangat komunikatif. Acara tersebut berlangsung dari pagi hingga sore hari. Bertempat di Stikes Muhammadiyah acara tersebut diselenggarakan oleh MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan guru-guru sekolah di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Pelatihan jurnalistik tersebut dibuka oleh Ahmad Kholil, selaku Ketua MPI PDM Kudus sekaligus Pimpinan Redaksi Radar Kudus, Jawa Pos. Beliau mengatakan bahwa pentingnya pelatihan jurnalistik ini untuk guru-guru yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah, Hal tersebut bertujuan agar warga Muhammadiyah mengetahui perkembangan di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Baik itu kegiatan sehari-hari, program ekskul, maupun prestasi-prestasi yang dibanggakan dari sekolah itu sendiri.</p>
<p>Ahmad Kholil juga menengaskan bahwa perlu dan pentingnya memotret kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah, dan setelahnya dilakukan upload ke media sosial, dan yang terpenting adalah membaginya ke website-website Muhammadiyah. Hal tersebut dilakukan, agar masyarakat di luar daerah dapat mengetahui kegiatan-kegiatan yang dilakukan  oleh sekolah-sekolah Muhamadiyah. Panitia Pelatihan Jurnalistik berharap, guru-guru di sekolah Muhammadiyah diproyeksikan sebagai wartawan di sekolah masing-masing. Perwakilan dari PDM Kudus, Iskandar Wibowo pun ikut serta dalam memberikan kata sambutannya di acara tersebut. Peradaban idealisme sosialis yang berkiblat dari Rusia mulai ditinggalkan. Paham liberalis yang berpusat di Amerika Serikat sudah mulai goyah. Timur Tengah yang masih bergejolak, membuat peradaban islam mulai berempati. Oleh karena itu, beliau sangat berharap idealisme dan peradaban islam membawa eksistensi ke dalam kancah dunia islam. Agar peradaban dunia tetap berimbang.</p>
<p>Acara Pelatihan Jurnalistik tersebut juga menghadirkan pemateri-pemateri yang handal di bidangnya. Pemateri yang pertama tidak tanggung-tanggung, mereka mendatangkan langsung dari Sukoharjo, Jawa Timur, yaitu Ahmad H Machsuni (Tim Cyber PP Muhammadiyah juga sebagai Pimpinan Redaksi Sangpencerah.id) memberikan materi <em>Peran Media Sosial dalam Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah. </em>Ia menegaskan bahwa perlunya membuat website untuk pencitraan sekolah. Beliau juga mengatakan bahwa, pencitraan sekolah itu juga penting, agar kegiatan-kegiatan di sekolah dapat disaksikan beribu-ribu pasang mata, bahkan berjuta-juta pasang mata, dan tidak hanya disaksikan sekitar ratusan pasang mata saja. Untuk itu, sangatlah penting membagikan <em>moment-moment special</em> di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Di zaman yang modern sekarang ini, sekolah sudah sepatutnya mengelola akun untuk sekolah, seperti facebook, twitter, instagram, dan lain-lain. Pemateri kedua adalah Seorang Editor Redaksi Tribun Jateng dan sekaligus perwakilan dari PWM Jateng yang bernama Rustam Aji memaparkan materi <em>Dasar-Dasar Jurnalistik. </em>Ia berkata, “Berita itu harus faktual, kritis, dan berimbang”. Ia menjelaskan dengan bahasa yang gamblang sehingga dapat dimengerti dan dipahami oleh para peserta. Pemateri yang ketiga adalah seorang coordinator fotografer Radar Kudus, Jawa Pos. Ia menerangkan bagaimana cara mengambil gambar dengan kamera seadanya dengan hasil yang tak kalah dari kamera DSLR. Pemateri terakhir adalah Alan sendiri. Ia menjelaskan cara memuat sebuah berita. Menurut pendapatnya, “Dalam membuat judul berita, harus menarik minat baca. Tidak boleh asal-asalan atau kepanjangan dalam membuat judul berita.” Bapak dan Ibu peserta pelatihan jurnalistik pun semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. (keoshi sensei)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://www.kudusmu.id/pemateri-handal-turun-tangan-dalam-pelatihan-jurnalistik-mpi-kudus/">Pemateri Handal Turun Tangan dalam Pelatihan Jurnalistik MPI Kudus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.kudusmu.id">Muhammadiyah Kudus</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
