Kudus, Ahad (22 Februari 2026) — Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kudus menyelenggarakan kegiatan RATNA (Ramadhan Training Nasyiatul Aisyiyah) bertempat di TK AT Birrul Walidain Kudus. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Kudus sebagai bagian dari penguatan kapasitas kader sekaligus pendalaman spiritualitas menyambut bulan suci Ramadhan.
Mengusung semangat “Merawat Bumi sebagai Ibadah Ramadhan”, RATNA menjadi ruang pembinaan yang mengintegrasikan nilai keislaman, kepemimpinan perempuan muda, serta kepedulian terhadap isu lingkungan hidup. Kegiatan ini menegaskan bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum penguatan tanggung jawab sosial dan ekologis.
Materi pertama disampaikan oleh Shofa Rizqi Martita, M.E dengan tema “Ekoteologi Islam dalam Gerakan Green Nasyiah: Merawat Bumi sebagai Ibadah Ramadhan”. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan manifestasi keimanan sekaligus bentuk ibadah sosial yang selaras dengan spirit Ramadhan. Konsep ekoteologi Islam dipaparkan sebagai landasan teologis bagi gerakan Green Nasyiah dalam membangun kesadaran ekologis kader.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Annur Rohmah Kurniawati, S.Sy dengan tema “Penerapan Praktik Baik Cinta Lingkungan melalui Kreasi Zero Waste”. Pada sesi ini, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga melakukan praktik langsung pembuatan gantungan kunci dari sampah plastik dan kain perca. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan sederhana namun berdampak nyata dalam mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menumbuhkan kreativitas kader.
Melalui penyelenggaraan RATNA 2026, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kudus berharap para kader mampu mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi serta gerakan zero waste dalam kehidupan sehari-hari, khususnya selama bulan Ramadhan. Dengan memadukan penguatan ideologis dan praktik nyata, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun kader Nasyiatul Aisyiyah yang religius, progresif, dan berwawasan lingkungan.
