Minggu, 5 April 2026

Pengajian Syawalan dan Halal Bihalal Muhammadiyah Kudus, Bupati Kudus Tekankan Ketakwaan sebagai Landasan Pembangunan

10

KUDUS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kudus menggelar kegiatan Pengajian Syawalan dan Halal Bihalal bersama Jamaah Pengajian Ahad Pagi di Aula Muhammadiyah Kudus, Ahad (5/4/2026). Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, M.T, yang turut memberikan refleksi kepemimpinannya sekaligus menegaskan pentingnya nilai spiritual dalam pembangunan daerah.

Dalam Ceramahnya, Bupati menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dilandasi nilai-nilai keimanan.

“Dalam refleksi satu tahun kepemimpinan, kami meyakini bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh status atau kekayaan, melainkan oleh ketakwaan. Nilai inilah yang menjadi dasar dalam setiap kebijakan, agar pembangunan benar-benar membawa keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa selama satu tahun kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Kudus telah menjalankan 20 program unggulan yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, layanan kesehatan gratis, hingga peningkatan kesejahteraan sosial dan keagamaan.

“Alhamdulillah, seluruh program unggulan tersebut telah berjalan dengan baik. Ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memastikan program-program ini memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus, Noor Muslikhan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesejahteraan yang dicita-citakan tidak hanya bersifat material.

“Kesejahteraan yang kita harapkan bukan semata-mata bersifat materi, tetapi juga kesejahteraan sosial, kebersamaan, dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat. Muhammadiyah senantiasa mendorong terwujudnya masyarakat yang berkemajuan, yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa ketakwaan merupakan fondasi utama dalam kehidupan.

“Yang paling utama adalah taqwa, sebagai landasan dari segala aspek kehidupan kita. Taqwa menjadi kompas yang mengarahkan setiap langkah agar selalu berada di jalan yang diridhai Allah SWT. Dengan taqwa, kesehatan dan kesejahteraan akan membawa keberkahan, bukan sekadar kenikmatan sesaat,” jelasnya.

Kegiatan Pengajian Syawalan dan Halal Bihalal ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun Kabupaten Kudus yang religius, harmonis, dan berkemajuan.(yeye)

Facebook Comments
error: Content is protected !!