KUDUS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kudus kembali menggelar Pengajian Rutin Ahad Pagi yang terbuka untuk umum, Ahad (12/4/2026). Kegiatan ini akan berlangsung di Aula Muhammadiyah Kudus mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.
Acara istimewa ini menghadirkan narasumber nasional, Abdul Mu’ti, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kehadiran beliau diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya terkait tantangan zaman di era digital.
Dengan mengangkat tema besar seputar “Era Post-Truth dan Bahaya Propaganda di Media Sosial”, pengajian ini relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang semakin terpapar arus informasi tanpa batas.

“Kita hidup di era post-truth, di mana kebenaran seringkali dikalahkan oleh narasi yang dibangun secara emosional. Propaganda di media sosial bisa memecah belah masyarakat jika tidak disikapi dengan kritis dan bijak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat harus lebih selektif dalam menerima informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum tentu benar.
“Media sosial bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga alat yang bisa digunakan untuk mempengaruhi bahkan memanipulasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menguatkan akal sehat, nilai keislaman, dan semangat tabayyun sebelum menyebarkan informasi,” tambahnya.
Pengajian ini tidak hanya menjadi ruang ibadah dan refleksi spiritual, tetapi juga wadah edukasi sosial bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan dukungan berbagai lembaga dan komunitas lokal, acara ini diharapkan mampu menarik partisipasi luas dari warga Kudus dan sekitarnya.
Panitia mengajak seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, untuk hadir dan mengambil manfaat dari kajian yang inspiratif ini.
“Kami membuka acara ini untuk umum. Semoga menjadi sarana memperkuat iman sekaligus wawasan dalam menghadapi dinamika zaman,” ujar panitia penyelenggara.
Selain kajian utama, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.(yeye)