Kamis, 22 Januari 2026

Fase Pemulihan Banjir Mejobo: LRB-MDMC Kudus Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Gulang dan Payaman

1

KUDUS – Memasuki fase pasca-bencana di wilayah Kecamatan Mejobo, Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Kudus terus berkomitmen mendampingi penyintas. Pada Rabu (21/1/2026), MDMC menyalurkan bantuan logistik strategis ke Dapur Umum di Desa Gulang dan Desa Payaman sebagai bagian dari program pemulihan dini (early recovery).

Bantuan ini difokuskan untuk memastikan warga yang sedang memulai aktivitas pembersihan rumah dan lingkungan tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup di tengah masa transisi pasca-banjir.

Dukungan Logistik untuk Percepatan Pemulihan

Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban operasional Dapur Umum yang masih berdiri guna melayani warga yang belum bisa beraktivitas normal di dapur pribadi mereka. Bantuan yang diserahkan meliputi:

  • Bahan Pokok: 100 kg beras berkualitas untuk mencukupi kebutuhan energi warga.

  • Nutrisi Siap Saji: RendangMu, inovasi pangan Muhammadiyah yang praktis dan bergizi tinggi, disiapkan sebagai lauk utama yang higienis.

  • Bahan Tambahan: Tahu segar, minyak goreng, dan persediaan air mineral yang bersih.

Mendorong Resiliensi Masyarakat

Perwakilan MDMC Kudus menjelaskan bahwa upaya pasca-bencana ini sangat krusial agar masyarakat tidak mengalami penurunan kondisi kesehatan setelah berhari-hari terdampak banjir.

“Pasca-bencana adalah fase yang melelahkan bagi warga. Mereka harus membersihkan sisa lumpur dan memperbaiki kerusakan. Dengan dukungan beras dan RendangMu ini, kami ingin memastikan urusan konsumsi tidak lagi menjadi beban, sehingga warga bisa fokus pada pemulihan rumah dan kesehatan mereka,” ungkapnya.

Sinergi Relawan dan Warga

Selain memberikan bantuan fisik, LRB-MDMC juga melakukan asesmen lanjutan untuk memetakan kebutuhan rehabilitasi sarana publik yang mungkin rusak akibat rendaman air. Dapur Umum di Desa Gulang dan Payaman diharapkan tetap menjadi titik penguatan sosial bagi warga untuk saling gotong royong hingga kondisi benar-benar pulih total.

Facebook Comments
error: Content is protected !!