Sabtu, 18 April 2026

Sinergi Lazismu Kudus dan SMP 1 Mejobo, Sampah Disulap Jadi Sedekah

7

Kudus, 15 April 2026 — Lazismu Kudus menjalin sinergi dengan SMP 1 Mejobo melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) program kolaborasi di pilar lingkungan bertajuk “Pengelolaan Sampah Jadi Sedekah.” Kegiatan ini dilaksanakan secara semiformal pada Rabu (15/4/2026) pukul 13.00–15.00 WIB di SMP 1 Mejobo Kudus.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para guru yang tergabung dalam panitia sekolah Adiwiyata dan pengelolaan sampah. Turut hadir sebagai narasumber, Kepala SMP 1 Mejobo, Rodhi, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan komitmen sekolah dalam mendukung program berbasis lingkungan dan pemberdayaan ini.

Dalam sambutannya, Rodhi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk membangun kesadaran lingkungan di kalangan pelajar.
“Program ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga pendidikan karakter. Siswa diajak peduli lingkungan sekaligus belajar berbagi melalui konsep sedekah dari hasil pengelolaan sampah,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Lazismu Kudus akan berperan sebagai fasilitator dalam penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah secara bertahap sesuai kebutuhan. Selain itu, Lazismu juga akan memberikan pembinaan berkelanjutan kepada seluruh warga sekolah terkait tata kelola sampah agar memiliki nilai manfaat lebih.

Sementara itu, pihak SMP 1 Mejobo memiliki kesempatan untuk mengelola sampah menjadi bernilai ekonomis. Hasil dari pengelolaan tersebut nantinya akan dikonversi menjadi sedekah melalui Lazismu Kudus, sehingga memberikan dampak sosial yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan isi MoU, diskusi interaktif, penyampaian masukan dari panitia Adiwiyata, hingga sesi tanya jawab terkait teknis pelaksanaan program. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan MoU sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk tindak lanjut program ke depan.

Sebelumnya, SMP 1 Mejobo telah memulai langkah sederhana dalam pengelolaan sampah anorganik dengan mengumpulkan botol plastik dari aktivitas warga sekolah melalui bank sampah. Sampah tersebut kemudian disalurkan ke BUMDes untuk mendapatkan nilai jual. Melalui kolaborasi ini, program tersebut diharapkan semakin terarah, berkelanjutan, dan berdampak lebih luas.

Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan nilai-nilai filantropi, sekaligus mendorong terciptanya generasi yang peduli, mandiri, dan berdaya guna bagi masyarakat.

kontributor : Nabila Shilla Tim Lazismu Kudus

Facebook Comments
error: Content is protected !!